Pemerintah Gandeng Pindad, Tabung CNG 3 Kg Siap Gantikan LPG Subsidi

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah akan menggandeng PT Pindad untuk mengembangkan tabung Compressed Natural Gas (CNG) 3 kilogram sebagai alternatif pengganti LPG subsidi.Bahlil mengatakan tabung CNG 3 kg saat ini masih menjalani uji coba di China. Setelah pengujian selesai, pemerintah akan melanjutkan pengembangan bersama Pindad.Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman menjelaskan sampel tabung CNG 3 kg akan menyelesaikan uji coba di China pada akhir Juli 2026. Selanjutnya, Lemigas akan melakukan pengujian lanjutan di Indonesia.Pemerintah berencana menggelar uji coba terbatas di sejumlah kota besar, termasuk Jawa Barat, mulai bulan depan. Saat ini, pemerintah masih mematangkan skema uji coba dengan fokus pada aspek keamanan dan kesiapan distribusi.Bahlil menegaskan CNG bukan teknologi baru karena sudah digunakan di sektor perhotelan, restoran, kafe, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, penggunaan CNG selama ini masih terbatas pada tabung berkapasitas besar.Menurut Bahlil, tantangan utama pengembangan CNG 3 kg terletak pada tekanan gas yang mencapai 200–250 bar, jauh lebih tinggi dibandingkan LPG yang hanya 5–10 bar.Pemerintah terus mengkaji pemanfaatan CNG sebagai pengganti LPG 3 kg untuk mengurangi impor energi dan meningkatkan penggunaan gas bumi dalam negeri. (*)