Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Vietnam. Foto: Quang nguyen vinh/ShutterstockVietnam mencatat rekor nilai investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI) pada 2026. Hingga September 2026 atau selama 9 bulan terakhir, FDI yang terdaftar menembus USD 50 miliar atau setara Rp 909 triliun (kurs Rp 18.183 per dolar AS).Dikutip dari Vietnam Investment Review pada Kamis (29/10), Kantor Statistik Nasional di bawah Kementerian Keuangan Vietnam mencatat total FDI terdaftar mencapai 50,36 miliar dolar AS per 30 September 2026. Angka itu naik 76,4 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy).Dari jumlah tersebut, investasi baru berasal dari 3.108 proyek yang baru memperoleh izin dengan total nilai investasi terdaftar sebesar USD 29,24 miliar. Dengan peningkatan itu, jumlah proyek juga meningkat 6,2 persen. Di sisi lain, nilai modal terdaftar mencapai 2,4 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.Realisasi investasi asing kali ini juga mencapai level tertinggi dalam 5 tahun terakhir untuk periode 9 bulan pertama dalam setahun, yakni diperkirakan sebesar USD 21,07 atau naik 12,1 persen secara tahunan.Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Vietnam. Foto: Vietnam Stock Images/ShutterstockAdapun sektor pengolahan dan manufaktur terus mendominasi dengan total modal baru dan tambahan investasi sebesar USD 21,82 miliar atau 50,3 persen dari keseluruhan nilai investasi.Industri pengolahan dan manufaktur Vietnam menjadi sektor yang paling banyak menarik FDI baru dengan nilai USD 13,38 miliar atau 45,8 persen dari total modal baru yang terdaftar.Sektor transportasi dan pergudangan menempati posisi kedua dengan nilai USD 5,14 miliar atau 17,6 persen. Sementara itu, sektor lainnya menyumbang USD 10,71 miliar atau 36,6 persen.Singapura Jadi Investor TerbesarDari 79 negara dan wilayah yang memiliki proyek investasi baru berizin di Vietnam, Singapura menjadi sumber FDI terbesar dengan nilai USD 9,26 miliar atau 31,7 persen dari total modal baru yang terdaftar. Setelah itu, Korea Selatan menempati posisi kedua dengan nilai USDA 5,70 miliar atau 19,5 persen.Kemiudian Luksemburg sebesar USD 4,99 miliar atau 17,1 persen, Hong Kong sebesar USD 3,01 miliar atau 10,3 persen, China sebesar USD 2,27 miliar atau 7,8 persen, Jepang sebesar USD 1,56 miliar atau 5,3 persen serta Belanda sebesar USD 438,5 juta atau 1,5 persen.Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Vietnam. Foto: Bigc Studio/ShutterstockSementara itu, investasi asing melalui penyertaan modal dan pembelian saham mencatatkan 2.335 transaksi dengan nilai gabungan USD 6,97 miliar. Angka itu naik 44 persen secara tahunan.Dari jumlah tersebut, sebanyak 725 transaksi berupa penyertaan modal atau pembelian saham yang meningkatkan modal dasar perusahaan Vietnam dengan total nilai USD 2,64 miliar.Adapun 1.610 transaksi lainnya merupakan pembelian saham perusahaan domestik yang telah beredar tanpa menambah modal dasar perusahaan, dengan nilai total 4,33 miliar dolar AS.Berdasarkan sektor, investasi asing melalui penyertaan modal dan pembelian saham pada kegiatan profesional, ilmiah, dan teknis mencapai USD 2,75 miliar atau 39,5 persen dari total. Sektor perdagangan besar dan eceran, serta reparasi mobil, sepeda motor, dan kendaraan bermotor lainnya menarik investasi sebesar USD 2,02 miliar atau 28,9 persen. Sementara itu, sektor lainnya mencatatkan investasi sebesar USD 2,2 miliar atau 31,6 persen.