Hasil Tes Psikologi Dwi yang Bunuh Istri Siri dan Anak: Suka Teka-teki dan Film Seram-Intelijen

Wait 5 sec.

Tampang Dwi Agus saat dampingi keluarga korban buat laporan orang hilang. Foto: Dok. IstimewaPolisi mengungkap kondisi psikologis Dwi Bagus Martono (40) tersangka pembunuhan istri siri dan anak tirinya di Madiun. Dari hasil pendalaman awal, tersangka diketahui memiliki tingkat kecerdasan yang baik, tetapi menyukai hal-hal yang berkaitan dengan teka-teki serta tayangan bergenre intelijen dan horor.Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, mengatakan latar belakang Dwi tergolong sebagai orang berpendidikan. Tersangka juga terbiasa bekerja di lingkungan pekerjaan dengan aturan yang ketat dan teratur."Dari latar belakang orangnya kan dia orang berpendidikan, ya. Berpendidikan, dia selalu kerja di tempat yang tertib, teratur, seperti itu latar belakangnya dia," kata Jumhur kepada wartawan, Kamis (29/10).Untuk mendalami kondisi kejiwaan tersangka secara lebih rinci, penyidik melibatkan tim ahli psikologi. Dari pengamatan awal terhadap latar belakang dan kecenderungannya, polisi mendapati karakteristik khusus pada sosok Dwi."Dia dari sisi kecerdasan bagus, dari sisi kejiwaan memang dia senang berteka-teki, senang film yang serem dan intelijen," ujar Jumhur.Meski demikian, Jumhur menegaskan bahwa pemeriksaan psikologi tersebut belum mengarah pada indikasi gangguan kejiwaan berat. Selama menjalani proses penyidikan dan pemeriksaan oleh polisi, kondisi psikologis Dwi terpantau masih stabil."Belum mengarah ke sana. Sampai saat ini kita lakukan pemeriksaan masih kondisinya stabil," ucapnya.Dwi Bagus Martono merupakan lulusan bidang teknik dari salah satu politeknik manufaktur di Bandung. Ia bekerja sebagai surveyor di bidang geofisika dan geoteknik.