Ditjen Imigrasi Luncurkan Beranda Imigrasi di 254 Titik, Satukan 7 Jenis Layanan

Wait 5 sec.

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko dalam acara peresmian Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus ETKI Banten, Tangerang, Rabu (28/10/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparanDirektorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi meluncurkan Beranda Imigrasi sebagai identitas baru bagi 254 titik layanan keimigrasian di luar kantor imigrasi.Melalui program ini, tujuh jenis layanan yang sebelumnya memiliki penamaan berbeda diseragamkan agar lebih mudah dikenali masyarakat.Peresmian Beranda Imigrasi digelar serentak di seluruh Indonesia pada Rabu (28/10), dengan kegiatan utama dipusatkan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ETKI Banten, Tangerang.Direktorat Jenderal Imigrasi meresmikan Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus ETKI Banten, Tangerang, Rabu (28/10/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparanDirektur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan, penyeragaman dilakukan karena selama ini layanan keimigrasian di luar kantor imigrasi memiliki beragam nama.“Seperti Unit Layanan Paspor (ULP), kemudian ada Unit Kerja Kantor Imigrasi, kemudian ada Immigration Lounge, kemudian ada Immigration Corner, kemudian ada Ultimate Immigration Service, kemudian ada layanan di Mal Pelayanan Publik atau MPP, serta Layanan Terpadu Satu Pintu, kemudian ada Layanan Terpadu Satu Atap atau LTSP atau LTSA, banyak sekali. Jadi menghafalkannya agak susah ini,” kata Hendarsam dalam sambutannya di D-HUB Special Economic Zone BSD City, Tangerang, Banten.Ia menjelaskan, nama Beranda Imigrasi dipilih sebagai identitas yang dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Selain itu, menurut dia, Beranda juga memiliki filosofi sebagai ruang pertama untuk menyambut masyarakat.Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko dalam acara peresmian Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus ETKI Banten, Tangerang, Rabu (28/10/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparan“Nah, filosofi dari beranda itu adalah ruang pertama untuk menyambut atau tempat orang merasa diterima dan titik awal interaksi yang baik karena dia ada di depan,” terang dia.Dengan penyeragaman ini, Hendarsam berharap dapat memudahkan masyarakat mengenali titik layanan imigrasi di berbagai wilayah Indonesia.“Kemudian juga manfaat daripada keseragaman ini di antara lain masyarakat tentunya akan lebih mudah untuk mengenali titik layanan dari imigrasi di mana pun berada,” kata dia.Adapun 254 titik layanan yang diseragamkan mencakup 156 layanan keimigrasian di Mal Pelayanan Publik, 33 Unit Layanan Paspor, 20 Immigration Lounge, 16 layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) dan Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA), 15 Unit Kerja Kantor Imigrasi, 13 ULTIMA Imigrasi, serta satu Immigration Corner.Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko dalam acara peresmian Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus ETKI Banten, Tangerang, Rabu (28/10/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparanPenyeragaman identitas visual ini mencakup 29 kantor wilayah dan 104 unit pelaksana teknis (UPT) Imigrasi.Di sisi lain, Direktur Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Is Edy Eko Putranto menjelaskan, perubahan menjadi Beranda Imigrasi tidak mengubah jenis layanan yang tersedia di masing-masing titik pelayanan.“Sama, tidak ada perbedaan, tidak ada perbedaan sama sekali. Bahkan ada beberapa tempat yang lengkap di sana ada pelayanan WNI maupun pelayanan WNA-nya,” kata Eko saat ditemui wartawan.Ia menerangkan, titik layanan di luar kantor imigrasi selama ini berfungsi membantu pelayanan yang diberikan kantor imigrasi.Dengan penyeragaman nama, masyarakat diharapkan lebih mudah mengidentifikasi lokasi layanan tersebut.“Ini untuk memudahkan masyarakat saja mengidentifikasi maupun mengenali unit layanan imigrasi yang ada di selain kantor imigrasi,” kata dia.