Atlet selam asal Kabupaten, Jepara Syabilla Rizkia Putri Raharja meninggal dunia saat mengikuti ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII di Semarang. Foto: Pemkab JeparaKetua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan perhatian kepada atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, yang meninggal dunia setelah sempat tenggelam saat mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.Agung mengatakan, perhatian pemerintah terhadap atlet tidak seharusnya hanya diberikan atas capaian prestasi. Perjuangan atlet yang sampai kehilangan nyawa saat bertanding juga perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah.“Ya, kami dari Komisi X tentu ikut prihatin ya, dan turut berduka tentunya. Kita mesti membuka mata. Kementerian Pemuda dan Olahraga harus memberikan perhatian,” kata Agung saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/10).Agung menilai, pemerintah perlu hadir untuk memberikan perhatian kepada atlet yang meninggal dunia saat menjalani pertandingan. Menurutnya, pengorbanan atlet dalam memperjuangkan prestasi juga patut menjadi perhatian.“Jadi, tidak hanya capaian prestasi saja yang diberikan penghargaan. Tetapi kemudian perjuangan atlet kita yang sampai merenggut nyawa, khususnya yang atlet selam itu, kami dari Komisi X merasa layak pemerintah untuk hadir dan memberikan atensinya kepada atlet tersebut,” ujarnya.Ketua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/10/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparanSelain meminta perhatian pemerintah, Agung menyoroti perlunya evaluasi terhadap penyelenggaraan pertandingan olahraga, terutama terkait keselamatan atlet. Ia berharap penyelenggara tidak hanya berfokus pada kelancaran acara, tetapi juga memperhitungkan aspek keselamatan secara menyeluruh.“Untuk evaluasi dari penyelenggaraan, kami berharap ke depan tidak hanya berorientasi pada sukses berlangsungnya kegiatan tersebut, tetapi harus dihitung sampai sedetail mungkin dari A sampai Z,” ucap Agung.Ia menegaskan, keselamatan harus menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan ajang olahraga, baik bagi atlet, penonton, maupun masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.“Bagaimana keselamatan para atlet, bagaimana keselamatan para penonton, maupun juga masyarakat sekitar. Karena betapa pun, sukses itu di samping prestasi, juga zero accident, ya. Saya rasa itu,” lanjutnya.Diberitakan sebelumnya, Syabilla meninggal dunia setelah sempat tenggelam saat mengikuti lomba selam laut dalam ajang Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di Semarang, Minggu (25/10), sekitar pukul 10.00 WIB.Syabilla Rizkia Putri Raharja, atlet selam Kabupaten Jepara Foto: KONI JatengKabar meninggalnya Syabilla dikonfirmasi Pemerintah Kabupaten Jepara melalui unggahan di akun Instagram resminya. Pemkab Jepara menyampaikan belasungkawa atas kepergian atlet tersebut.Syabilla merupakan atlet renang asal Jepara yang meraih dua medali emas pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 Semarang Raya, masing-masing di nomor 100 meter dan 200 meter bifins putri.Selain berprestasi di bidang olahraga, Syabilla tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2023. Ia telah mengenal olahraga renang sejak duduk di bangku sekolah dasar dan aktif mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Renang UGM.