Lewis Hamilton Tegaskan Masih Mampu Bersaing di Formula 1 Hingga Usia 40-an

Wait 5 sec.

Pebalap tim Ferrari Lewis Hamilton saat balapan F1 Grand Prix Meksiko di Autodromo Hermanos Rodriguez, Mexico City, Meksiko, Minggu (26/10/2025). Foto: Henry Romero/REUTERSPembalap Ferrari Lewis Hamilton menegaskan kemampuannya untuk terus berkarier di ajang Formula 1 hingga memasuki usia 40-an tahun. Juara dunia tujuh kali tersebut meyakini bahwa kondisi fisik serta ketajaman refleksnya masih sangat siap bersaing dengan para pembalap muda.Dikutip dari laporan ESPN, Hamilton menyampaikan optimismenya menjelang Grand Prix Meksiko mengenai masa depannya di lintasan balap. Pembalap berusia 41 tahun tersebut saat ini telah mengantongi kontrak bersama tim Ferrari hingga akhir musim 2027.Keyakinan Menghadapi Tantangan Usia di LintasanHamilton secara terbuka menyatakan bahwa ajang balap jet darat ini belum pernah memiliki sosok seperti dirinya sepanjang tujuh dekade terakhir. Ia merasa memiliki stamina serta daya tahan tubuh berbeda yang memungkinkannya tetap tampil kompetitif di tingkat tertinggi.Pembalap asal Inggris tersebut tidak memungkiri adanya tantangan alami yang datang seiring bertambahnya usia. Meski demikian, ia mematahkan anggapan umum bahwa kecepatan reaksi seorang pembalap akan langsung menurun pesat saat memasuki usia kepala empat.“Apakah Anda melihat reaksi saya saat start pada balapan terakhir? Reaksi saya justru lebih cepat daripada beberapa pembalap termuda di sini,” ujar Hamilton. Ia menambahkan bahwa terdapat banyak metode yang bisa dimanfaatkan untuk menjaga ketajaman pikiran serta refleks di atas lintasan.Pembuktian Performa Bersama FerrariMemasuki musim keduanya bersama Ferrari, Hamilton berhasil membuktikan kapasitasnya setelah meraih kemenangan perdana berseragam merah di Grand Prix Barcelona-Catalunya pada Juni lalu. Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri masa-masa sulit pada musim pertamanya yang tanpa meraih podium tertinggi.Saat ini Hamilton menduduki peringkat ketiga dalam klasemen sementara pembalap, tepat di belakang George Russell. Keberhasilan mempertahankan posisi papan atas ini membuktikan bahwa dirinya masih mampu bersaing ketat dengan para pembalap dari berbagai generasi.Terkait selentingan mengenai niatnya untuk terus membalap hingga dekade 2030 demi tampil di GP Afrika di Rwanda, Hamilton mengaku belum bisa memastikan hal tersebut. Namun, ia menegaskan masih memiliki komitmen penuh dan mencintai pekerjaannya sebagai pembalap profesional saat ini.Batas Waktu dan Standar Performa Pembalap VeteranHamilton menegaskan bahwa dirinya tidak ingin bertahan di Formula 1 jika sudah tidak lagi mampu memberikan performa terbaik di lintasan. Ia berjanji tidak akan memaksa terus membalap apabila kecepatan dan reaksi berkendara yang dimilikinya benar-benar telah mengalami penurunan drastis.“Saya tidak pernah ingin tinggal terlalu lama dalam arti tidak lagi memiliki performa yang baik. Saya tidak ingin mengemudi saat kecepatan dan reaksi saya menurun, sesuatu yang diasumsikan orang-orang tahun lalu dan telah saya buktikan bahwa mereka salah,” tegasnya.Hamilton sendiri bukanlah pembalap tertua yang terdaftar di grid saat ini. Pembalap Aston Martin, Fernando Alonso, yang kini berusia 45 tahun, tercatat masih akan terus membalap bersama timnya hingga musim 2027 mendatang.