Umat Islam dari berbagai negara melakukan tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Rabu (17/6/2026) waktu setempat. Foto: Citro Atmoko/ANTARA FOTOKementerian Haji dan Umrah resmi menetapkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1448 Hijriah/2027 Masehi. Berdasarkan jadwal tersebut, jemaah mulai masuk asrama haji pada 10 April 2027. Selain itu, kloter pertama jemaah haji Indonesia akan diberangkatkan ke Madinah pada 11 April 2027. Penetapan jadwal itu tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 tertanggal 29 September 2026 yang mengacu pada kalender Ummul Qura Arab Saudi.Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, mengatakan kepastian jadwal perjalanan haji 2027 dapat menjadi sinyal bagi calon jemaah untuk memulai persiapan sejak dini."Persiapan menuju Haji 2027 sudah mulai bisa dilakukan karena jadwal perjalanan resmi telah ditetapkan. Jemaah akan berada di Arab Saudi rata-rata sekitar 38 hingga 40 hari. Jadwal makin jelas, persiapan pun makin matang agar perjalanan ke Tanah Suci makin mudah, aman, dan nyaman," ujar Maria dalam keterangannya, Sabtu (31/10). Adapun pemberangkatan jemaah haji Indonesia dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dijadwalkan berlangsung pada 11-25 April 2027 dengan tujuan Madinah.Selanjutnya, pemberangkatan gelombang kedua berlangsung pada 26 April-10 Mei 2027. Pada gelombang ini, jemaah diberangkatkan dari Tanah Air menuju Jeddah.Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho, mengatakan RPH menjadi pedoman bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji untuk mempersiapkan berbagai tahapan pelayanan jemaah.“Penyelenggaraan haji merupakan kerja besar yang membutuhkan kesiapan sejak jauh hari. Jadwal perjalanan ini menjadi pedoman bagi seluruh pihak untuk menyelaraskan perencanaan, mobilisasi, dan pelayanan jemaah, sehingga setiap tahapan dapat berjalan tertib,” ujar Teguh.Teguh mengatakan koordinasi antarpihak juga terus diperkuat untuk memastikan kesiapan teknis dan keselamatan jemaah selama penyelenggaraan ibadah haji."Yang perlu dipastikan bukan hanya jadwalnya tersedia, tetapi seluruh unsur penyelenggara memahami tahapan dan tanggung jawabnya," tegasnya.Jemaah haji UPG 43 saat tiba di Bandara Madinah, Arab Saudi. Foto: MCH 2026Rincian Jadwal Penyelenggaraan Haji 202710 April 2027: Jemaah mulai masuk asrama haji.11-25 April 2027: Pemberangkatan Gelombang I (Tanah Air menuju Madinah).26 April-10 Mei 2027: Pemberangkatan Gelombang II (Tanah Air menuju Jeddah).14 Mei 2027: Pergerakan jemaah dari Makkah menuju Arafah.15 Mei 2027: Puncak ibadah wukuf di Arafah.16 Mei 2027: Hari Raya Iduladha 1448 H.17-19 Mei 2027: Hari-hari Tasyrik.21 Mei-4 Juni 2027: Pemulangan Gelombang I (Makkah via Bandara King Abdul Aziz, Jeddah menuju Indonesia).5 Juni-20 Juni 2027: Pemulangan Gelombang II (Madinah via Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz menuju Indonesia).Secara keseluruhan, operasional pemberangkatan dan pemulangan masing-masing berlangsung selama 30 hari. Durasi tersebut terbagi rata 15 hari untuk setiap gelombang.Jadwal perjalanan tersebut masih dapat disesuaikan apabila terdapat perubahan penetapan kalender Hijriah atau kebijakan dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Calon jemaah pun diimbau untuk terus memantau saluran informasi resmi Kementerian Haji dan Umrah untuk memperoleh pembaruan terkini.