Persaingan Ketat, 76 Ultimate Downhill Tutup Musim di Ternadi Bike Park Kudus

Wait 5 sec.

Podium juara umum 76 Ultimate Downhill 2026. Foto: Dok. MegaproKejuaraan balap sepeda gunung ekstrem 76 Ultimate Downhill mencapai puncaknya sekaligus menutup musim 2026 dengan spektakuler di Ternadi Bike Park, Kudus, Jawa Tengah. Puluhan downhiller terbaik dari total 10 kelas yang dilombakan bersaing keras mengeluarkan performa terbaik di sesi Final Run yang berlangsung pada Minggu (1/11).76 Ultimate Downhill 2026 menuntaskan tiga seri, dengan dua putaran sebelumnya lebih dulu sukses digelar di Bukit Hijau Bike Park, Yogyakarta dan Arjuno Bike Park, Pasuruan. Memiliki panjang lintasan 2.300 meter, elevasi 325 meter, serta label kelas dunia Class 1 (C1) dari Union Cycliste Internationale (UCI), Ternadi Bike Park menghadirkan tantangan maksimal yang tidak mudah ditaklukkan.Di kelas utama Men Elite, downhiller 76 Rider DH Squad, Khoiful Mukhib yang mampu tampil impresif akhirnya keluar sebagai juara dengan finis tercepat 2 menit 51.612 detik. Mukhib secara mengejutkan berhasil mengungguli Agung Prio Apriliano yang finis kedua dengan 2 menit 53.556 detik. Sementara urutan ketiga diraih oleh Pandu Satrio Perkasa yang membukukan waktu 2 menit 55.031 detik.Meski finis kedua, Agung Prio Apriliano justru berhasil mengunci gelar Juara Umum Men Elite 76 Ultimate Downhill 2026. Berkat performa yang konsisten sepanjang musim, atlet berjuluk Super Prilly ini mampu mengoleksi total 730 poin yang tak lagi bisa dikejar rival-rivalnya. Putra Ganda Arrozak harus puas di peringkat kedua dengan 510 poin dan M. Abdul Hakim yang mengumpulkan 400 poin di peringkat ketiga.Gelar Juara Umum Men Elite merupakan penantian panjang Agung Prio selama tujuh tahun mengikuti 76 Ultimate Downhill. Usai naik podium, atlet kelahiran Kediri ini menyebut titel juara umum perdana di ajang besutan 76 Rider tersebut sebagai sebuah pencapaian spesial.“Rasanya sangat memuaskan karena saya akhirnya bisa mengakhiri perjuangan panjang selama tujuh tahun untuk bisa merasakan keberhasilan menjadi juara umum di 76 Ultimate Downhill. Musim ini saya sangat serius dalam menilai performa sendiri, melakukan evaluasi dan tidak berhenti belajar untuk meningkatkan penampilan di setiap kejuaraan. Menurut saya kunci keberhasilan musim ini karena bisa lebih tenang dan fokus menganalisa setiap lintasan dengan baik,” ungkap Agung Prio.Milatul Khaqimah berhasil mengakhiri penantian sejak 2023 untuk menjadi juara umum Women Elite di 76 Ultimate Downhill 2026. Foto: Dok. MegaproSementara di kelas Women Elite, Milatul Khaqimah menyempurnakan konsistensinya sepanjang musim dengan titel Juara Umum Women Elite 76 Ultimate Downhill. Di Final Run, rider dari Nukeproof Axess Racing Team ini finis 3 menit 15.950 detik. Unggul lebih dari 2 detik atas Nilna Murni Ningtyas (Spartan Racing Team) yang finis kedua dengan 3 menit 17.363 detik dan Ayu Tria Andriana (Alaska Squad Racing Team) di urutan ketiga dengan 3 menit 17.738 detik.Konsistensi juara di semua seri membuat Mila, sapaan karibnya, sukses meraup poin sempurna. Total 600 poin dikumpulkan atlet kelahiran Lumajang ini. Ayu Triya menempati urutan kedua dengan 400 poin. Sedangkan peringkat ketiga diisi Nilna Murni Ningtyas dengan 380 poin.“Saya sangat bangga dan bersyukur akhirnya sukses jadi juara umum di 76 Ultimate Downhill 2026. Saya sudah menanti momen ini sejak pertama kali bersaing di kelas Women Elite pada 2023. Semoga keberhasilan ini semakin memotivasi saya untuk berlatih lebih giat lagi dan kembali tampil konsisten tahun depan sehingga bisa mempertahankan gelar juara umum. Saya sadar tantangan mempertahankan kesuksesan itu jauh lebih sulit,” terang Mila.Tidak kalah menarik di kelas Men Junior, Dimas Aradhana berhasil merebut juara umum back to back. Atlet muda asal Yogyakarta ini terus memperlihatkan kematangan dari sisi skill maupun mentalitas. Menyusul Dimas, peringkat kedua diisi Nazwa Agazani (76 Rider DH Squad) dan Ahmad Nasywa Ridhodin (Sego Anget Racing Team). Ketiga rider muda potensial tersebut bakal promosi naik ke kelas Men Elite tahun depan.Podium juara umum 76 Ultimate Downhill 2026 kelas Men Elite. Foto: Dok. MegaproMengulas perjalanan 76 Ultimate Downhill tahun ini, Agnes C. Wuisan dari 76 Rider selaku penyelenggara mengaku bangga atas performa luar biasa yang diperlihatkan seluruh atlet downhill yang berpartisipasi. Ia memberi apresiasi kepada para rider yang dinilai semakin naik level dan adaptif terhadap berbagai peningkatan dan tantangan yang dihadirkan dalam seluruh rangkaian kompetisi.“Overall sepanjang musim ini kami merasa puas. Karena tujuan utama dalam meningkatkan kualitas kompetisinya tercapai. Mulai dari seri pertama hingga seri terakhir ini kami menghadirkan berbagai perubahan dan inovasi baru. Harapan besarnya adalah performa atlet-atlet downhill Indonesia semakin berkembang secara merata. Tidak hanya prestasi di level nasional saja, tapi makin bisa bicara banyak di level internasional,” ungkap Agnes.Dalam kesempatan yang sama Founder Indonesian Downhill (IDH) Parama Nugraha mengungkapkan harapannya terkait perkembangan atlet dan olahraga downhill Indonesia ke depannya. Ia juga memastikan tahun depan 76 Ultimate Downhill akan kembali hadir sebagai ruang prestasi atlet downhill nasional.“Menurut saya atlet-atlet prestasi kita saat ini sudah mengalami banyak peningkatan kualitas yang cukup merata. Saya berharap baik atlet Men Elite maupun Women Elite dapat berbicara banyak di level kejuaraan tingkat asia maupun dunia. Tahun depan 76 Ultimate Downhill akan kembali digelar tentunya dengan berbagai peningkatan yang lebih baik lagi,” tandas Parama.