BEI Akan Tendang 81 Saham HSC Hari Ini, IHSG Diproyeksi Melemah ke 4.969

Wait 5 sec.

Pekerja berjalan di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (30/10/2026). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTOIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak melemah pada level 4.969-4.907 pada pembukaan perdagangan Senin (2/11). Sebelumnya, pada Jumat (30/10), IHSG ditutup melemah 41,01 poin atau 0,81 persen ke level 5.057,05.“Secara teknikal, dead-cat bounce akan terjadi pada pergerakan IHSG setelah “wave [iv]” terdeteksi. Berdasarkan indikator, baik sinyal Stochastics K_D maupun RSI berada dalam kategori negatif, namun volume mulai meningkat,” kata Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta, dalam keterangannya, Senin (2/11).Dari sisi global, menurut Nafan, harga minyak mentah global mengalami penguatan akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Hal ini didorong oleh kekhawatiran gangguan pasokan energi setelah munculnya spekulasi bahwa pemerintah AS sedang mempertimbangkan opsi aksi militer baru terhadap Iran setelah pemilu sela AS pada 3 November 2026 selesai, sehingga memupus harapan akan penyelesaian diplomatik dalam waktu dekat.Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh kecemasan investor terkait guncangan di industri kripto akibat peretasan besar-besaran pada bursa Binance. Ketidakpastian politik karena pemilu sela AS menimbulkan kekhawatiran akan potensi pengetatan regulasi terhadap pengembangan AI, sementara pembobolan dana miliaran dolar di pasar kripto menekan pergerakan harga Bitcoin.Sementara dari sisi domestik, kata Nafan, fokus utama pelaku pasar domestik adalah implementasi kebijakan baru BEI yang mulai berlaku pada hari ini, yakni mengeluarkan sebanyak 81 saham kategori High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan IHSG. Kebijakan ini merupakan bagian dari reformasi pasar modal untuk meningkatkan transparansi, kredibilitas indeks, dan kepercayaan investor.“Namun, implementasi kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan penyesuaian komposisi dan bobot indeks sehingga pergerakan IHSG pada awal perdagangan perlu dicermati secara khusus,” jelasnya.Saham-saham yang dapat direkomendasikan Mirae Asset Sekuritas pada Senin (2/11) meliputi HEAL, MEDC, dan SMRA.Menurut MNC Sekuritas, IHSG pada Senin (2/11) diproyeksi bervariasi. Bisa melemah pada rentang 4.763-4.845, dan menguat kisaran 5.456–5.564.“IHSG masih berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [v] pada label hitam, sehingga berpeluang menguat menuju 5.456–5.564. Sebaliknya, worst case (label merah), IHSG berpotensi melanjutkan koreksi pada wave (v) dari wave [v] menuju 4.763-4.845,” tulis MNC Sekuritas, dalam keterangannya, Senin (2/11).Saham-saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas pada Senin (2/11) meliputi EXCL, MEDC, SQMI, dan TAPG.Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.