Kemenhut Targetkan Rehabilitasi 6.486 Hektare Mangrove di Kaltim

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, SAMARINDA - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) menargetkan penanaman mangrove seluas 6.486 hektare di Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2026. World Bank mendanai program tersebut.Asisten Desa Mandiri Peduli Mangrove (DMPM) M4CR Kaltim, Irwan Gunawan, mengatakan program tersebut melibatkan 38 kelompok masyarakat (pokmas) untuk merehabilitasi kawasan mangrove.“Direktorat Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) melaksanakan penanaman bakau dengan dana World Bank melalui M4CR,” ujar Irwan di Samarinda, Sabtu.Saat ini, dua pokmas mulai menanam mangrove di lahan seluas 151 hektare setelah menandatangani Surat Perjanjian Kerja Sama (SPKS).Sementara itu, 24 pokmas menyiapkan penanaman mangrove seluas 1.276 hektare setelah menandatangani SPKS pada Kamis (27/8). Ke-24 pokmas tersebut berasal dari tiga kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara.Sebanyak 12 pokmas lainnya masih menunggu penandatanganan SPKS sebelum memulai penanaman mangrove di sejumlah wilayah Kaltim.Irwan mengatakan setiap pokmas mendapat waktu 90 hari untuk menyelesaikan penanaman sejak pokmas dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) M4CR Kaltim menandatangani SPKS.Sebelum menandatangani SPKS, pokmas bernegosiasi dengan PPK III Wilayah Kaltim mengenai harga dan pekerjaan. Aparat penegak hukum juga membekali mereka dengan pengetahuan tentang pengelolaan dan pertanggungjawaban dana hibah swakelola tipe IV serta aspek hukum untuk mencegah potensi tindak pidana. (*)