IHSG Turun 0,12 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp 11.431 Triliun

Wait 5 sec.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung ambruk tajam pada awal perdagangan Senin (2/2). Pada 17 menit awal setelah pembukaan, IHSG sempat anjlok 5,03 persen atau 418,75 poin ke level 7.910,85. Foto: Argya D. Maheswara/kumparan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan dari 24 hingga 28 Juni 2026. Pada periode tersebut, IHSG ditutup melemah 0,12 persen ke 6.518,121 dari posisi 6.525,690 pada pekan sebelumnya.Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, melaporkan kapitalisasi pasar BEI turun sebesar 0,16 persen menjadi Rp 11.431 triliun dari Rp 11.449 triliun pada pekan lalu.“Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian juga mengalami perubahan yaitu sebesar 1,84 persen menjadi Rp 15,29 triliun dari Rp 15,57 triliun pada pekan sebelumnya,” kata Kautsar melalui keterangannya, dikutip Sabtu (29/8).Selain itu, rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini juga mengalami pelemahan sebesar 28,33 persen menjadi 36,05 miliar lembar saham dari 50,30 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.Kemudian Kautsar menambahkan rata-rata frekuensi transaksi harian juga mengalami perubahan sebesar 2,64 persen menjadi 2,15 juta kali transaksi dari 2,21 juta kali transaksi pada pekan lalu.“Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp 482,24 triliun dan sepanjang tahun 2026 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 70,360 triliun,” ujar Kautsar.Pada Rabu (26/8), para pemimpin bursa saham ASEAN yang tergabung dalam ASEAN Exchanges menegaskan komitmen untuk memperkuat pasar modal di kawasan melalui ajang Invest ASEAN 2026 yang digelar bersamaan dengan Thailand Focus 2026.Kautsar mengatakan acara tersebut membahas berbagai upaya untuk mendorong pertumbuhan pasar modal kawasan.“Di antaranya dengan menarik pencatatan saham perusahaan berkualitas tinggi, mendukung penciptaan nilai perusahaan, diversifikasi produk investasi, hingga mempermudah akses bagi investor domestik maupun internasional,” tutur Kautsar.Meskipun masing-masing negara ASEAN memiliki karakteristik dan tingkat perkembangan pasar modal yang berbeda, Kautsar menekankan para anggota ASEAN Exchanges sepakat untuk saling bertukar pengalaman dan memperkuat konektivitas serta hubungan antarpasar modal di kawasan.