Update BMKG 29 Agustus: Sudah 9.278 Gempa Susulan Guncang NTT

Wait 5 sec.

Update BMKG terkait gempa bumi susulan di NTT, Sabtu (29/8/2026). Foto: Instagram/ @infobmkgBMKG mengungkapkan hingga Sabtu (29/8) pukul 05.00 WIB, telah terdapat 9.278 gempa bumi susulan setelah gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) lalu. "Total gempa bumi susulan 9.278 (kali)," ujar Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto dalam keterangannya, Sabtu (29/8). Wijayanto menjelaskan, gempa susulan yang terbesar tercatat mencapai 6.2 magnitudo. Sementara itu, gempa susulan terkecil di angka 1.0 magnitudo. "Magnitudo di atas 5 sebanyak 35 (kali). Gempa susulan dirasakan 153 (kali)," katanya. Wijayanto mengatakan, aktivitas gempa susulan di NTT mulai mengalami penurunan. Namun, dalam 24 jam terakhir masih ada gempa yang dirasakan oleh warga yaitu sebanyak satu kali."Aktivitas gempa susulan mulai nampak penurunan," tutur Wijayanto. "Terdapat 1 kejadian gempa dirasakan dalam 24 jam terakhir," lanjutnya. Wijayanto mengungkapkan gempa susulan di NTT diperkirakan akan berlangsung sekitar tiga hingga empat pekan. "Gempa susulan diperkirakan berlangsung sekitar 3-4 minggu," kata dia. Ia pun mengatakan, pembaruan aktivitas gempa susulan akan diperbarui oleh BMKG setiap pukul 05.00 WIB dan 17.00 WIB melalui kanal media sosial resminya. Adapun gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/8). Berdasarkan catatan BMKG, gempa terjadi pada pukul 04.58 WIB.Pusat gempa berada di koordinat 8,41 LS dan 121,39 BT atau sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo dengan kedalaman 15 kilometer.BMKG sempat mengeluarkan pemutakhiran peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah, yakni Nusa Tenggara Barat (NTB), NTT, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.