Djarum Foundation Gelar Jalan Sehat di Kudus, Ajak Warga Cegah Stunting

Wait 5 sec.

Siswa-siswi di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengikuti acara Jalan Keluarga Sehat sebagai rangkaian MilkLife Festival Keluarga Sehat 2026 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus pada Minggu (30/8/2026). Foto: Vega Ma'arrijil Ula/kumparanKostum buah hingga sayur meramaikan kegiatan Jalan Keluarga Sehat sebagai rangkaian dari Festival Keluarga Sehat 2026. Lebih dari enam ribu peserta antusias mengikuti jalan sehat sepanjang dua kilometer pada Minggu (30/8).Peserta Jalan Keluarga Sehat merupakan siswa-siswi SD sederajat di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Mereka start dan finish di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. Mereka memakai berbagai kostum buah-buahan dan sayuran sebagai bentuk kampanye kepada masyarakat untuk mengonsumsi makanan empat sehat lima sempurna.Guru MI Miftahul Ulum, Lana Nafisatus, mengatakan pihak sekolah mengirimkan sepuluh anak untuk mengikuti kegiatan Jalan Keluarga Sehat. Salah satu siswanya mengenakan kostum berbentuk jagung."Pilih jagung karena anak-anak kalau di sekolah senang jajan popcorn yang bahannya berasal dari jagung. Jagung kan mengandung antioksidan," katanya kepada kumparan, Minggu (30/8).Persiapan matang dilakukan demi ikut serta di acara Jalan Keluarga Sehat. Seperti kostum jagung ini, bahan kostumnya menggunakan kardus yang biasa digunakan untuk tempat telur."Bahannya beragam mulai dari kardus, kertas, dan busa. Kami juga mengukur kostumnya terlebih dahulu agar cocok di badan anak-anak," terangnya.Siswa-siswi di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengikuti acara Jalan Keluarga Sehat sebagai rangkaian MilkLife Festival Keluarga Sehat 2026 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus pada Minggu (30/8/2026). Foto: Vega Ma'arrijil Ula/kumparanSebagai peserta, Lana berharap keikutsertaannya pada acara Jalan Keluarga Sehat dapat mengampanyekan kepada masyarakat untuk mengonsumsi makanan bergizi. Hal itu penting sebagai bagian mencegah stunting."Seringnya anak-anak sekarang ini lebih banyak mengonsumsi junk food dan makanan instan. Adanya acara semacam ini semoga mengedukasi para orangtua memberikan asupan bergizi kepada anak-anaknya," imbuhnya.Salah seorang siswa kelas 5 MI Miftahul Ulum, Muhammad Arta Pratama, mengaku senang memakai kostum jagung ini. Dia tertarik ikut untuk menyemarakkan acara Jalan Keluarga Sehat."Pilih kostum jagung ini karena suka dan bagus aja," imbuhnya.Guru MI NU Tarbiyatul Islam, Rufiati, mengajak sepuluh anak untuk ikut acara ini. Kostum yang dipilih beragam, mulai dari buah-buahan, sayur-sayuran, ikan, kacang, dan lainnya."Intinya kostum bertema empat sehat lima sempurna. Bahan-bahannya menggunakan kain dan spons," jelasnya.Siswa-siswi di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengikuti acara Jalan Keluarga Sehat sebagai rangkaian MilkLife Festival Keluarga Sehat 2026 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus pada Minggu (30/8/2026). Foto: Vega Ma'arrijil Ula/kumparanKeikutsertaannya di acara ini untuk mengampanyekan pola hidup sehat demi mencegah stunting. Salah satunya lewat konsumsi makanan sehat."Kami pilih tema buah-buahan sebagai bentuk mengampanyekan ke masyarakat agar mengonsumsi makanan yang sehat. Terima kasih juga kepada Bakti Sosial Djarum Foundation," ujarnya.Siswa MI NU Tarbiyatul Islam, Nesya Anindita Sakira, senang dapat mengikuti Jalan Keluarga Sehat. Kostum stroberi dipilihnya sendiri."Saya suka stroberi, makanya pilih pakai kostum stroberi ini," katanya.Siswa-siswi di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengikuti acara Jalan Keluarga Sehat sebagai rangkaian MilkLife Festival Keluarga Sehat 2026 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus pada Minggu (30/8/2026). Foto: Vega Ma'arrijil Ula/kumparanGuru SDIT Umar Bin Khathab Kudus, Erma Noviyanti, mengajak 15 siswanya untuk meramaikan Jalan Keluarga Sehat. Salah satu siswinya, Rayya Richi Prameswari, memakai kostum semangka."Semangka kan buah yang paling mudah ditemui. Buah semangka bisa dikonsumsi untuk melawan stunting, buahnya juga enak dan segar," terangnya.Selain semangka, siswa-siswi lainnya juga memakai kostum menarik. Seperti kostum stroberi, telur, dan lainnya. Erma menyampaikan, segala kostum yang diaplikasikan mengandung karbohidrat, protein dan vitamin tersedia."Guru dan orangtua mempersiapkan kostum yang dipakai anak-anak selama sepuluh hari," ungkapnya.Ribuan peserta mengikuti Jalan Keluarga Sehat sebagai rangkaian MilkLife Festival Keluarga Sehat 2026 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus pada Minggu (30/8/2026). Foto: Vega Ma'arrijil Ula/kumparanKeikutsertaannya bersama siswa-siswi di acara ini bertujuan menyosialisasikan kepada masyarakat agar membiasakan konsumsi makanan bergizi. Ia memahami gizi anak harus terpenuhi guna mewujudkan Indonesia Emas 2045."Makanan bergizi menjadikan tubuh sehat, kuat dan membentuk pribadi yang cedas. Kami berterima kasih kepada Bakti Sosial Djarum Foundation sudah menggelar acara yang sangat bagus ini," imbuhnya.Bakti Sosial Djarum FoundationSekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus, Eko Djumartono, mengatakan Jalan Keluarga Sehat sebagai bagian mengampanyekan konsumsi makanan bergizi. Utamanya konsumsi makanan empat sehat lima sempurna."Kostum buah-buahan ini sebagai bentuk kampanye kepada masyarakat agar mengonsumsi makanan bergizi sekaligus sebagai pencegahan stunting," katanya, Minggu (30/8).Festival ini mengusung tema tentang makanan sehat empat sehat lima sempurna, tujuannya untuk mencegah kasus stunting. Menurut Eko, peran dari pihak swasta diharapkan bisa mendorong masyarakat Kudus untuk lebih aktif dalam masalah kesehatan."Peran serta Bakti Sosial Djarum Foundation begitu baik, memang untuk mencegah stunting perlu berkolaborasi dengan berbagai pihak," jelasnya.Eko menambahkan, pencegahan stunting dapat dilakukan sejak sebelum hamil. Caranya dengan mengonsumsi makanan bergizi."Pencegahan stunting sebaiknya dilakukan sedini mungkin dengan asupan makanan bergizi," katanya.Sekda Kabupaten Kudus, Eko Djumartono bersama Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto mengikuti Jalan Keluarga Sehat sebagai rangkaian MilkLife Festival Keluarga Sehat 2026 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Minggu (30/8). Foto: Vega Ma'arrijil Ula/kumparanSementara itu, Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto, mengatakan respons masyarakat begitu bagus untuk mengikuti Jalan Keluarga Sehat hari ini. Ia menilai animo masyarakat jauh lebih besar dibandingkan edisi sebelumnya."Pemakaian kostum sebagai bagian edukasi secara praktis kepada masyarakat terkait pola hidup sehat. Penyampaian sederhana seperti ini lebih mudah dipahami masyarakat dibandingkan dengan teori semata," ungkapnya.Ia menambahkan, program Festival Keluarga Sehat memang diselenggarakan untuk masyarakat dengan tujuan mencegah stunting. Hal itu penting untuk menciptakan generasi sehat."Melalui kegiatan Jalan Keluarga Sehat ini kami mengampanyekan masyarakat untuk makan buah dan sayur. Dari acara ini kami mencoba memberikan edukasi dan pemahaman mendalam kepada masyarakat," katanya.Siswa-siswi di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengikuti acara Jalan Keluarga Sehat sebagai rangkaian MilkLife Festival Keluarga Sehat 2026 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus pada Minggu (30/8/2026). Foto: Vega Ma'arrijil Ula/kumparanFestival Keluarga Sehat merupakan program kolaborasi dari Bakti Sosial Djarum Foundation bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah. Tema Festival Keluarga Sehat pada tahun ini yakni "Jaga Generasi Emas Merdeka Lawan Stunting".Salah satu agendanya adalah MilkLife Festival Keluarga Sehat 2026 yang digelar Sabtu (29/8) dan Minggu (30/8) di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jawa Tengah. Festival ini bertujuan memberikan edukasi serta mencegah stunting demi mewujudkan keluarga sehat.Beragam rangkaian telah dilakukan sebelum penyelenggaraan Festival Keluarga Sehat ini. Kegiatan tersebut adalah program Aksi Rumah Resik Sehat (SIKAT) dan Belanja Pinter Gizine Bener (BPGB).Sejumlah acara juga telah diselenggarakan pada Sabtu (29/8) kemarin. Acara tersebut yakni penganugerahan Desa Resik Sehat, lomba mewarnai TK, pengumuman pemenang lomba mewarnai, penganugerahan Ibu Belanja Pinter Gizine Bener, lomba Estafet Isi Piringku, pengumuman dan penyerahan hadiah pemenang lomba Estafet Isi Piringku, dan acara hiburan.