Dongker Terjemahkan Kesedihan Lewat Album Melankolia Radikal

Wait 5 sec.

Dongker rilis album Melankolia Radikal. Foto: IstimewaPerasaan sedih yang dialami oleh anak muda jadi salah satu alasan lahirnya album kedua Dongker berjudul Melankolia Radikal. Lewat album ini, Dongker mencoba menerjemahkan kesedihan bukan sebagai emosi sesaat, tetapi sesuatu yang tumbuh, menetap, dan mengakar di diri anak muda. Perjalanan menuju album baru diawali dengan menggelar showcase Melankolia di Kolong. Showcase ini digelar di Taman Skateboard, kolong Jembatan Layang Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja (Pasupati), Bandung. Secara etimologis, kata “melankolia” berasal dari bahasa Yunani melancholia, yang dahulu dipercaya sebagai penyebab suasana hati yang murung. Sementara radikal berasal dari kata Latin radix, yang berarti akar. Bagi Dongker, kedua kata tersebut bertemu menjadi satu makna yakni perasaan sedih yang mengakar.Kesedihan yang dimaksud bukan hanya lahir dari pengalaman pribadi, tetapi juga dari pengalaman kolektif. Dari hubungan antarmanusia, dari relasi dengan keluarga, lingkungan, negara, hingga sesuatu yang lebih besar dari diri sendiri. Kesedihan yang perlahan menetap, membentuk cara seseorang melihat dunia.“Ketika suatu kelompok manusia ditempatkan dalam kondisi yang sama, ada kesempatan bagi sebuah perasaan untuk tumbuh bersamaan, dialami dan dirasakan secara kolektif. Melankolia Radikal adalah kumpulan dari rasa sedih, kecewa, marah, yang saya rasa telah dirasakan secara kolektif belakangan ini," kata drummer Dongker, Dzikrie J. Arethusa, dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan.Dongker rilis album Melankolia Radikal. Foto: IstimewaSementara itu, vokalis dan gitaris Dongker, Arno Zarror, mengatakan sedih merupakan perasaan yang kadang tidak diinginkan, tapi terkadang dibutuhkan. Sebab, emosi paling jujur kadang keluar saat orang merasa sedih. "Realita hari ini banyak manusia yang sedih tapi bersembunyi. Sepertinya album ini secara prosesnya banyak mengajarkan kami bentuk cara bertahan hidup," tutur Arno.Baik Delpi Suhariyanto, Arno Zarror, maupun Dzikrie J. Arethusa sepakat bahwa kesedihan bukanlah sesuatu yang asing. Sebagai anak muda, mereka pernah dikecewakan, pernah mengecewakan, pernah kehilangan arah, sekaligus terus berusaha memahami kehidupan. Seluruh pengalaman tersebut kemudian diterjemahkan menjadi sebelas lagu yang membentuk lanskap emosional Melankolia Radikal.Dongker rilis album Melankolia Radikal. Foto: IstimewaDongker Kolaborasi dengan Cholil Mahmud dan Banda Neira di Album Melankolia RadikalDongker menghadirkan sejumlah kolaborator dalam album Melankolia Radikal. Mereka berkolaborasi dengan Cholil Mahmud dari Efek Rumah Kaca dan Banda Neira. Kolaborasi Dongker dengan Cholil bisa didengar dalam lagu Nirimajinasi. Sementara itu, Dongker berkolaborasi dengan Banda Neira dalam lagu Lamunan Ringan di Singapura. Adapun 11 lagu yang ada di album Melankoloa Radikal adalah sebagai berikut:1. Selamat Malam Tuhan2. Kukubur Trauma3. Metafora Berpelukan4. Takbir Terdengar Kejam5. Nirimajinasi feat Cholil Mahmud6. Nyaris Sempurna, Sedikit Cacat7. Kisah Sedih Kontemporer8. Lautan Bunga Berwarna Terang9. Penyesalan > Kelahiran10. Lamunan Ringan di Singapura feat Banda Neira11. Lagu Selepas HujanAlbum Melankolia Radikal dari Dongker sudah dapat didengarkan di seluruh layanan digital streaming musik.