BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - PT Pertamina Patra Niaga mendorong masyarakat yang dinilai mampu untuk beralih dari LPG subsidi 3 kilogram ke LPG nonsubsidi Bright Gas 5,5 kilogram. Upaya tersebut dilakukan melalui program tukar tabung gratis yang digelar dalam rangka promo kemerdekaan di sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Timur.Di Balikpapan, program tersebut dipusatkan di halaman Kantor Wali Kota Balikpapan. Masyarakat cukup membawa satu tabung LPG 3 kg untuk ditukar dengan tabung Bright Gas 5,5 kg tanpa biaya pembelian tabung. Pengguna hanya perlu membayar biaya isi ulang LPG.Sales Branch Manager Kaltimtara VI Gas Pertamina Patra Niaga, Muhammad Shamsul Khoiri, mengatakan program tersebut menyediakan kuota sekitar 300 tabung Bright Gas 5,5 kg."Jadi cukup membawa tabung 3 kilo, nanti dapat tabung Bright Gas tanpa membayar. Hanya membayar refill atau isinya," ujar Shamsul, saat ditemui di Halaman Balai Kota Balikpapan, pada Selasa (1/9/2026).Selain mendapatkan tabung Bright Gas, sebanyak 81 penukar pertama juga memperoleh bingkisan sembako berupa beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula, dan telur.Shamsul menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari upaya Pertamina mendukung kebijakan pemerintah agar LPG 3 kg benar-benar digunakan masyarakat yang berhak menerima subsidi. lihat foto Sales Branch Manager Kaltimtara VI Gas Pertamina Patra Niaga, Muhammad Shamsul Khoiri. Foto: BorneoFlash.com/Niken SulastriMenurutnya, masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih baik dan masih menggunakan LPG 3 kg dapat memanfaatkan program tersebut untuk beralih ke produk nonsubsidi."Ini untuk memastikan bahwa pengguna LPG 3 kg itu tepat sasaran. Kita sejalan dengan program pemerintah supaya 3 kg tepat sasaran. Yang memiliki tabung 3 kg tapi merasa mampu, bisa ditukar ke produk Bright Gas non-PSO atau nonsubsidi," jelasnya.Program serupa sebelumnya telah dilaksanakan di Samarinda. Setelah Balikpapan, kegiatan dijadwalkan berlanjut ke Penajam Paser Utara dan Kabupaten Paser.Untuk Balikpapan, Shamsul menyebut kegiatan di halaman Kantor Wali Kota menjadi pelaksanaan perdana. Pertamina belum berencana memperluas lokasi penukaran ke sejumlah kecamatan. "Sementara masih belum. Kita masih fokus di halaman Wali Kota Balikpapan," katanya.Program penukaran tersebut berlangsung dengan kuota terbatas. Jika 300 tabung yang disediakan habis dalam satu hari, kegiatan di lokasi tersebut akan dihentikan. Jika belum habis, penukaran tetap dilanjutkan hingga batas waktu pelaksanaan selama dua hari.Shamsul menegaskan, program ini bukan bagian dari kebijakan pembatasan LPG 3 kg. Penukaran dilakukan sebagai pilihan bagi masyarakat yang mampu untuk menggunakan LPG nonsubsidi."Ini sementara belum ada kaitannya dengan pembatasan. Kita masih untuk yang mampu, memiliki tabung 3 kg, sehingga bisa melakukan penukaran agar menggunakan Bright Gas 5,5 kg," ujarnya.Untuk menjangkau masyarakat, Pertamina sebelumnya melakukan sosialisasi melalui pesan WhatsApp yang disebarkan ke warga, RT, hingga kelurahan.Salah seorang warga yang mengikuti program tersebut, Nina Marlina, mengaku tertarik menukar tabung LPG 3 kg karena berharap penggunaan Bright Gas lebih praktis dan mudah diperoleh. lihat foto Warga Balikpapan saat menukar tabung gas 3 kg ke 5 kg di Halaman Balai Kota Balikpapan, pada Selasa (1/9/2026). Foto: BorneoFlash.com/Niken SulastriMenurut Nina, penggunaan LPG 3 kg terkadang membuat warga harus mengantre saat membeli. Karena itu, ia ingin mencoba menggunakan Bright Gas 5,5 kg."Kalau 3 kilo ngantre lagi. Kalau tabung 5 kilo kayaknya enggak sulit nyarinya. Di Indomaret bisa," kata Nina.Nina berharap program serupa dapat terus dilakukan sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan LPG nonsubsidi. "Semoga ganti tabung gas 5 kilo ini supaya lebih mudah juga carinya. Saya baru pertama kali coba ini," ujarnya. (*)