5 Nama Diajukan ke Rais Aam dan AHWA untuk Dipilih Jadi Ketum PBNU, Siapa Saja?

Wait 5 sec.

Sidang Pleno III Muktamar ke-35 NU di Gedung Serba Guna (GSG) Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Sabtu (29/8/2026). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparanLima Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026-2031 telah terpilih. Mereka diambil suara terbanyak dari penjaringan yang dilakukan sejak Minggu (30/8) hingga Senin (31/8) dini hari.Kelima nama Calon Ketua Umum PBNU yang terpilih yakni :KH Abdul Hakim Mahfudz 472 suara;KH Zulfa Mustofa 262 suara;KH Abdussalam Sochib 261 suara;KH Yahya Cholil Staquf 258 suara; danKH Nusron Wahid 207 suara (digantikan KH Abdul Ghaffar Rozin).Kelima nama tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Rais Aam untuk dimusyawarahkan bersama seluruh anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) untuk menentukan Ketua Umum PBNU periode berikutnya.Akan tetapi, KH Nusron Wahid dinyatakan gugur dari persyaratan administrasi karena masih menjabat sebagai menteri dan belum mengundurkan diri dari jabatan tersebut.Posisi berikutnya kemudian diisi oleh KH Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf yang memperoleh 176 suara, namun juga dinyatakan tidak memenuhi syarat karena masih menjabat sebagai pengurus partai politik.Sementara, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang berada di posisi berikutnya dengan 174 suara juga gugur karena masih menjabat sebagai menteri. Sehingga, posisi calon kelima digantikan oleh Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin yang memperoleh 155 suara."Kita telah mendengarkan dan memeriksa 5 calon yang kita ajukan ke Rais Aam untuk mendapatkan izin tertulis," ujar Pimpinan Sidang Pleno V Muktamar ke-35 NU, Prof Ganefri, Senin (31/8)."Sebelum kita ajukan kami sekali lagi meminta persetujuan dari muktamirin apakah ke lima calon berdasarkan aspirasi daripada muktamirin bisa kita ajukan ke Rais Aam untuk izin tertulis?" lanjutnya."Bisa," sahut muktamirin.