Polres Demak Olah TKP Kedua Kasus Wanita Misterius Dibakar di Pos Ronda

Wait 5 sec.

Pos ronda di Kebonagung, Kabupaten Demak TKP penemuan mayat wanita yang dibakar. Foto: Dok. IstimewaPolres Demak melakukan olah TKP lanjutan untuk mengungkap identitas mayat wanita yang ditemukan terbakar di pos ronda di Desa Kebonagung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Arlan Budi Kusuma, mengatakan olah TKP lanjutan dilakukan karena saat ini identitas korban masih belum diketahui."Kita melaksanakan olah TKP lanjutan dan juga melaksanakan pemeriksaan inafis terhadap korban. Yaitu tujuannya untuk menemukan identitas dari korban tersebut karena sampai saat ini belum ada pihak keluarga ataupun identitas yang kita temukan," ujar Arlan dalam keterangannya, Rabu (2/9).Arlan mengatakan, dalam olah TKP hari ini pihaknya mendapatkan petunjuk naru seperti adanya bekas rambut hingga tetesan darah di pos ronda itu."Tadi itu ditemukan ada bekas rambut dan juga ada tetesan-tetesan darah, bekas tetesan darah di TKP," jelas dia.Selain itu, polisi juga menemukan bekas cairan bahan bakar yang diduga digunakan untuk membakar korban. Namun untuk jenisnya masih belum diketahui."Memang tercium aroma bahan bakar yang digunakan untuk media melakukan pembakaran. Untuk saat ini masih kita lakukan uji laboratorium forensik untuk memastikan jenis apa bahan yang digunakan untuk melakukan pembakaran tersebut," ungkap Arlan.Polisi juga melacak identitas korban melalui sidik jari lantaran hingga saat ini belum ada satu pun orang yang mengaku mengenal korban."Saat ini kita masih melakukan pendalaman terkait dengan sidik jari dari korban dan kami mohon doa dari seluruh masyarakat semoga mudah-mudahan untuk korban segera terungkap identitasnya," kata Arlan.Sebelumnya, sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan dalam kondisi terbakar di sebuah pos ronda di Desa Kebonagung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.Mayat korban pertama kali ditemukan oleh warga desa pada pukul 04.00 pagi hari tadi. Kondisinya masih dilalap jago merah.Saksi kemudian memanggil warga yang lain termasuk perangkat desa dan melaporkan temuan ini ke Polsek Kebongagung. Diduga ia dibakar setelah meninggal dunia.Saat ini jenazah berada ke RSUD Sultan Fatah Karangawen, Demak untuk dilakukan autopsi. Polisi juga melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini.