Peta Persaingan Piala Oscar: dari The Odyssey hingga Biopik Michael

Wait 5 sec.

Ilustrasi piala oscar. Foto: StockProduction/ShutterstockPeta persaingan menuju panggung Academy Awards kembali memanas seiring dengan rampungnya beberapa festival film internasional. Sejumlah film besar mulai memposisikan diri sebagai kandidat kuat, dipimpin oleh proyek adaptasi teranyar garapan Christopher Nolan, The Odyssey, yang rilis pada pertengahan tahun ini.Dinamika perebutan Piala Oscar ini diprediksi akan terus berubah melalui penayangan di festival penting seperti Telluride, Venesia, Toronto, hingga New York. Dari fiksi ilmiah ruang angkasa hingga biopik tokoh musik populer, berikut adalah peta kekuatan awal film-film yang berpotensi mendominasi musim penghargaan kali ini.Adaptasi Epik dan Fiksi Ilmiah yang Mencuri PerhatianProyek adaptasi epik klasik The Odyssey garapan sutradara Christopher Nolan menjadi salah satu magnet utama dalam bursa prediksi terbaik tahun ini. Setelah sukses besar lewat film sebelumnya beberapa tahun lalu, Nolan kembali dengan narasi mitologi yang menampilkan Matt Damon sebagai pemeran utama. Film ini dinilai memiliki modal kuat berkat perpaduan naskah adaptasi yang solid, komposisi pemain kelas atas, serta pendekatan teatrikal format besar yang dirancang khusus untuk memikat komite sutradara Academy.Salah satu cuplikan dari Film 'The Odyssey' yang tayang pada Rabu (15/7/2026). Foto: Dok. Universal PicturesSementara itu, genre fiksi ilmiah juga mendapatkan momentum besar lewat Project Hail Mary yang dibintangi oleh Ryan Gosling. Proyek yang diadaptasi dari novel karya Andy Weir ini digarap oleh duo sutradara Phil Lord dan Christopher Miller di bawah bendera Amazon MGM Studios. Kehadiran film ini berpotensi membawa Gosling kembali masuk ke dalam nominasi pemeran utama pria, sekaligus menantang tradisi Academy yang jarang memberikan nominasi sutradara kepada duo pengarah peran.Kontroversi Biopik dan Kejutan Sinema Horor IndependenDi sisi lain, film Michael bersiap membelah opini publik.. Meski hanya mendapatkan penilaian rendah sebesar 38 persen dari para kritikus profesional di situs Rotten Tomatoes, transformasi Jaafar Jackson sebagai King of Pop diproyeksikan mampu menarik perhatian besar pemilih. Aspek teknis seperti tata rias, tata suara, hingga penyuntingan gambar diprediksi menjadi ladang nominasi potensial bagi film produksi Lionsgate tersebut.Poster film Obsession. Foto: IMDbDari ranah sinema independen, film horor Obsession muncul sebagai kuda hitam yang siap mengejutkan industri. Kesuksesan finansial film ini tidak lepas dari performa fisik yang berani dari aktris Inde Navarrette sebagai pemeran utama. Kehadiran Navarrette dinilai mampu membawa angin segar dalam kategori aktris terbaik, bersanding dengan nama-nama besar yang biasanya mendominasi panggung penghargaan utama.Perebutan Skenario Film Terbaik dan Original SongKategori penulisan original screenplay maupun adapted screenplay juga kedatangan pesaing kuat lewat The Invite yang disutradarai oleh Olivia Wilde. Mengambil materi dari film Spanyol, komedi situasi ini didukung oleh naskah tajam yang ditulis oleh Rashida Jones bersama Will McCormack. Dengan jajaran pemain berkelas seperti Seth Rogen dan Penelope Cruz, film rilisan A24 ini menawarkan komedi dewasa dengan struktur dialog yang dinilai sangat berpeluang memikat komite pemilih.Tak kalah menarik, sekuel animasi Toy Story 5 dari Pixar diproyeksikan mempertahankan tradisi kuat waralaba ini dalam kategori Original Song. Selain kolaborasi dengan komposer Randy Newman, lagu tema bertajuk “I Knew It, I Knew You” yang ditulis oleh Taylor Swift bersama Jack Antonoff menjadi amunisi utama. Jika berhasil menembus nominasi, ini akan menjadi langkah pertama bagi Swift untuk mendapatkan piala Oscar pertamanya setelah beberapa kali hampir masuk nominasi pada tahun-tahun sebelumnya.