Keluarga Faturohman (18) atau akrab dipanggil Fatur, pelajar Madrasah Aliyah Jamiat Kheir yang menjadi korban penganiayaan saat kericuhan di Pejompongan Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, masih mempertimbangkan langkah hukum terkait kasus yang dialaminya.