KMP Perkasa Prima 5 Mati Mesin di Selat Bali, 25 Penumpang Dievakuasi

Wait 5 sec.

Evakuasi penumpang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Perkasa 5 yang mati mesin di Selat Bali. Foto: Dok. Kantor Sar BanyuwangiKapal Motor Penyeberangan (KMP) Perkasa Perkasa 5 mengalami mati mesin di perairan Selat Bali saat bertolak dari Dermaga LCM Gilimanuk menuju Dermaga LCM Ketapang, Banyuwangi, Sabtu (29/8). Sebanyak 25 penumpang yang berada di dalam kapal dievakuasi dalam kondisi selamat.Kapal bertolak dari Gilimanuk sekitar pukul 15.00 WIB dengan membawa 25 penumpang (23 dewasa dan 2 anak-anak), 13 kru kapal, serta 19 unit kendaraan yang terdiri dari 17 truk dan 2 pikap. Sekitar pukul 15.25 WIB, mesin bagian kiri kapal mendadak mati hingga menyebabkan kapal hanyut ke arah selatan Selat Bali.Proses evakuasi segera dilakukan sekitar pukul 16.00 WIB dengan memindahkan seluruh penumpang ke KMP Trima Jaya 9 yang berada di dekat lokasi kejadian untuk diantarkan menuju Pelabuhan Ketapang.Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banyuwangi, Novix Heryadi, memastikan seluruh penumpang tiba di darat tanpa cedera dan langsung diarahkan ke ruang tunggu pelabuhan."KMP Perkasa 05 mengalami blackout pada mesin kiri sehingga mengakibatkan kapal hanyut ke arah selatan Selat Bali. Penumpang dievakuasi menggunakan KMP Trima Jaya menuju Pelabuhan Ketapang," kata Novix Heryadi dalam keterangannya.Setelah evakuasi penumpang selesai dan perbaikan teknis dilakukan, KMP Perkasa Prima 5 bersama 13 kru akhirnya berhasil sandar di Dermaga LCM Ketapang sekitar pukul 20.00 WIB dengan didampingi KMP Trima Jaya 9. Tim Basarnas Banyuwangi turut memfasilitasi penjemputan para penumpang dari area pelabuhan menuju kapal untuk mengambil kembali kendaraan mereka.