Para penumpang di atas kapal feri KMP Putri Yasmin bereaksi setelah dievakuasi di pelabuhan Lembar di Lombok, provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu (12/8/2026). Foto: Stringer/REUTERSKantor SAR Mataram mengungkap dua warga negara (WN) Australia menjadi korban kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin di perairan Selat Lombok, wilayah Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (12/8). Kondisi keduanya kini telah dievakuasi, mereka dipastikan selamat.KMP Putri Yasmin membawa 173 orang yang terdiri dari penumpang dan awak kapal. Seluruhnya telah dievakuasi melalui Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Bali, dan Pelabuhan Lembar, Lombok.“Total korban yang sudah terdata sebanyak 173 orang. Satu orang dinyatakan meninggal dunia, atas nama Indah Dwi Septiani (19) dengan alamat Asrama Brimob Gatep Ampenan. Dari total 173 orang, dua di antaranya merupakan WNA asal Australia,” kata Humas Kantor SAR Mataram, I Gusti Lanang Wiswananda, Rabu (12/8).Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Padangbai, Harry Wiyanto, mengatakan jumlah orang yang tercatat dalam manifes KMP Putri Yasmin sebanyak 131 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 114 penumpang dan 17 anak buah kapal (ABK).“Terdiri atas sopir dan penumpang kendaraan sebanyak 44, penumpang roda dua sebanyak 53, dan penumpang jalan kaki sebanyak 17,” ungkap Harry.Hingga saat ini, proses evakuasi penumpang KMP Putri Yasmin masih dilakukan oleh tim SAR gabungan. Sebanyak 35 orang telah dievakuasi melalui Pelabuhan Padangbai, sementara penumpang lainnya dibawa menuju Pelabuhan Lembar.Dalam insiden kebakaran tersebut, satu orang penumpang dilaporkan meninggal dunia.