Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat pada level 6.406-6.454 pada pembukaan perdagangan Kamis (13/8). Sebelumnya, pada Rabu (12/8), IHSG ditutup melesat dengan kenaikan sebesar 105,97 poin atau 1,69 persen ke level 6.373,85.“Secara teknikal, pergerakan IHSG berhasil mengalami solid rebound dari MA20. Berdasarkan indikator, Stochastics K_D menunjukkan sinyal positif, dan RSI berpotensi membentuk pola golden cross. Bahkan MA20&60 telah membentuk pola golden cross,” kata Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta, dalam keterangannya, Kamis (13/8).Dari global, katanya, Bursa Wall Street mengalami penguatan dipicu rilis data US CPI periode Juli 2026 sebesar 3,4 persen YoY sesuai ekspektasi konsensus.“Angka inflasi yang melandai ini memicu para trader dan investor untuk mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan dari The Fed. Bahkan probabilitas The Fed mempertahankan suku bunga pada September 2026 naik menjadi 62% dari 54% setelah US CPI dirilis,” ujar dia.Kemudian hasil MSCI August 2026 Index Review, Nafan menuturkan, tidak terdapat addition ke Global Standard Index maupun Small Cap Index selain migrasi/downgrade CPIN dari Global Standard Index ke Small Cap Index.“Artinya CPIN dan GOTO telah keluar dari MSCI Global Standard. Sementara terdapat 9 emiten yang mengalami deletion dari Small Cap yakni meliputi ARTO, BUKA, ESSA, FILM, HEAL, KPIG, RATU, SMGR, TCPI,” kata Nafan.Di sisi lain, tidak terdapat perubahan pada daftar negara Emerging Markets yang saat ini termasuk dalam MSCI Frontier Emerging Markets Index sebagai hasil dari review ini. Dengan demikian, maka Indonesia tetap berada dalam kategori Emerging Markets.Saham-saham yang dapat direkomendasikan Mirae Asset Sekuritas pada Kamis (13/8) meliputi CPIN, ENRG, dan WIFI.Menurut MNC Sekuritas, IHSG pada Kamis (13/8) diproyeksi bervariasi. Bisa menguat ke level 6.440-6.544 dan melemah ke level 5.890-6.192.“IHSG berpeluang menguat dengan target 6.440-6.544. Worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (a) pada pola diagonal dan rawan terkoreksi ke rentang 5.890-6.192 untuk membentuk wave (b),” tulis MNC Sekuritas, dalam keterangannya, Kamis (13/8).Saham-saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas pada Kamis (13/8) meliputi BRPT, EXCL, TINS, dan UNVR.Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.