Kemenhan Siapkan Delapan Langkah Percepat Pengembangan Teknologi Drone

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI menyiapkan delapan langkah untuk mempercepat pembangunan teknologi pesawat tanpa awak atau drone di bidang pertahanan.Kemenhan menyiapkan langkah tersebut untuk memastikan Indonesia memiliki kesiapan teknologi dan sumber daya manusia (SDM) dalam mengadopsi perkembangan teknologi drone.Kepala Badan Teknologi Pertahanan Kemenhan Laksamana Muda TNI Arif Harnanto mengatakan langkah pertama mencakup penyusunan peta jalan berbasis misi yang mengacu pada kebutuhan pertahanan dan skenario operasi."Langkah pertama yakni menyusun peta jalan berbasis misi yang dimulai dari kebutuhan pertahanan dan skenario operasi," kata Arif dalam acara Indonesia Drone Expo (IDE) di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu.Menurut Arif, pemerintah perlu menyusun basis misi agar TNI dapat menggunakan teknologi drone sesuai dengan kebutuhan operasi.Pada langkah kedua, pemerintah perlu membangun standar interoperabilitas yang kuat agar seluruh matra dapat menggunakan sistem komunikasi dan data secara terintegrasi. Dengan sistem tersebut, seluruh matra dapat mengakses dan mengelola data drone dalam satu komando.Langkah ketiga mencakup pembangunan fasilitas latihan dan pengembangan teknologi untuk meningkatkan kemampuan drone. Setelah pemerintah menyediakan fasilitas tersebut, pengguna dapat menjalankan langkah keempat dengan mengembangkan teknologi drone secara bertahap."Selanjutnya langkah kelima yakni perlu membangun ekosistem data dan AI nasional," ujar Arif.Pada langkah keenam, pemerintah perlu memperkuat rantai pasok untuk memenuhi kebutuhan teknis drone. Pemerintah juga dapat membuka peluang bagi industri pertahanan dalam negeri untuk berperan dalam pengembangan teknologi drone TNI.Selanjutnya, pemerintah perlu memperkuat kemampuan menghadapi serangan drone asing melalui pengembangan Counter Unmanned Aircraft System (Counter-UAS) secara paralel.Arif menegaskan pemerintah juga harus meningkatkan kualitas SDM sebagai bagian penting dalam pengembangan teknologi drone Indonesia.Menurut dia, kemajuan teknologi drone harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas SDM, baik sebagai pengawak maupun perakit.Arif meyakini delapan agenda tersebut dapat membantu TNI memaksimalkan teknologi drone untuk memperkuat sistem pertahanan negara. (*)