Momen pebalap reli asal Indonesia, Julian Johan 'Jeje' menyelesaikan kompetisi Rally Dakar 2026 di Yanbu, Arab Saudi. Foto: Rally Dakar/Lucas Delmas-MarsaletBagi sebagian orang, mobil mungkin hanya menjadi alat untuk berpindah tempat. Namun bagi Julian Johan yang karib dipanggil Jeje, Toyota Land Cruiser adalah bagian dari perjalanan hidupnya sejak kecil hingga mengantarkannya mencatat sejarah di kompetisi Rally Dakar.Hubungan Julian dengan Land Cruiser ternyata sudah terjalin jauh sebelum dirinya berlaga di salah satu balapan paling ekstrem di dunia tersebut.Saat masih kecil, ia kerap diantar sang ayah menggunakan Toyota Land Cruiser 80, sebelum akhirnya mobil 4x4 pertamanya juga merupakan sebuah Land Cruiser."Rasa-rasanya memang sudah ada koneksi yang kuat dengan Land Cruiser," ujar pria yang akrab disapa Jeje tersebut saat menceritakan perjalanannya bersama mobil legendaris Toyota saat ditemui di GIIAS 2026, (3/8).Momen pebalap reli asal Indonesia, Julian Johan 'Jeje' menyelesaikan kompetisi Rally Dakar 2026 di Yanbu, Arab Saudi. Foto: Rally Dakar/Lucas Delmas-MarsaletKecintaan Jeje terhadap dunia reli juga tumbuh sejak usia dini. Ia mengenal Rally Dakar dari ayahnya yang memang dekat dengan dunia balap.Sejak kecil, Jeje sering menyaksikan balapan pacu waktu tersebut melalui televisi, majalah, hingga koran. Bahkan dalam buku tahunan saat sekolah dasar, ia pernah menuliskan cita-citanya untuk menjadi pembalap Rally Dakar.Mimpi tersebut kemudian mulai diwujudkan bertahun-tahun setelahnya. Pada 2025, Jeje memberanikan diri mengejar target mengikuti Dakar Classic 2026 dengan waktu persiapan yang mepet, tidak sampai satu tahun.Tantangan yang dihadapi bukan hanya soal kendaraan dan biaya, tetapi juga mempersiapkan diri menghadapi karakter medan gurun yang menjadi ciri khas Rally Dakar. Di Indonesia, Jeje harus mencari lokasi latihan yang mendekati kondisi tersebut.Momen pebalap reli asal Indonesia, Julian Johan 'Jeje' menyelesaikan kompetisi Rally Dakar 2026 di Yanbu, Arab Saudi. Foto: Rally Dakar/Lucas Delmas-MarsaletIa kemudian memulai latihan di kawasan Gumuk Pasir Parangtritis, Yogyakarta, menggunakan Toyota Fortuner. Setelahnya persiapan dilanjutkan langsung di Gurun Sahara, Afrika yang pernah menjadi salah satu lintasan Rally Dakar.Perjalanan panjang tersebut akhirnya membawa Jeje tampil di Dakar Classic 2026 bersama Toyota Land Cruiser 100. Tidak sekadar mencapai garis finis, ia juga mencatat sejarah sebagai orang Indonesia pertama yang menyelesaikan Rally Dakar dengan finis di posisi kelima secara keseluruhanMenurut Jeje, salah satu kunci bertahan di Rally Dakar adalah menggunakan kendaraan yang tangguh. Selain itu, mobil tersebut juga harus mampu memberikan rasa percaya diri kepada pengemudinya.Momen pebalap reli asal Indonesia, Julian Johan 'Jeje' menyelesaikan kompetisi Rally Dakar 2026 di Yanbu, Arab Saudi. Foto: Rally Dakar/Lucas Delmas-Marsalet"Rally Dakar ini adalah salah satu reli paling ekstrem di dunia. Kita membutuhkan mobil yang reliable, tangguh, dan memberikan confidence untuk bisa fokus menjalani balapan," lanjutnya.Pilihan Jeje terhadap Land Cruiser 100 juga memiliki cerita tersendiri. Mobil tersebut bukan hanya kendaraan balap, tetapi model yang sudah lama ia kagumi sejak mengikuti perkembangan Rally Dakar.Pada era 2000-an, Toyota pernah mengikuti Rally Dakar menggunakan Land Cruiser 100 dan berhasil meraih kemenangan. Saat itu, Jeje yang mulai rutin mengikuti ajang tersebut merasa terinspirasi.Momen pebalap reli asal Indonesia, Julian Johan 'Jeje' menyelesaikan kompetisi Rally Dakar 2026 di Yanbu, Arab Saudi. Foto: Rally Dakar/Lucas Delmas-MarsaletSaking mengaguminya, Jeje sempat membeli mainan diecast Land Cruiser 100 versi Dakar. Siapa sangka, beberapa tahun kemudian ia justru mendapat kesempatan mengendarai versi asli mobil tersebut untuk berlaga di ajang yang sama."Mainan ternyata juga bisa menjadi sebuah doa. Saya berkesempatan menggunakan mobil aslinya untuk Rally Dakar," tutur pria berusia 40 tahun itu.Bersama Land Cruiser 100, Jeje menempuh perjalanan sekitar 8 ribu kilometer selama 14 hari. Ia harus menghadapi peserta dari berbagai negara dengan medan yang penuh tantangan.Momen pebalap reli asal Indonesia, Julian Johan 'Jeje' menyelesaikan kompetisi Rally Dakar 2026 di Yanbu, Arab Saudi. Foto: Rally Dakar/Lucas Delmas-MarsaletSelama balapan, Jeje mengaku tidak terlalu banyak merasa khawatir karena kemampuan Land Cruiser membuatnya lebih percaya diri menghadapi setiap etape."Saya tahu mobil saya kuat. Land Cruiser ini bisa membawa saya bukan cuma sampai finish, tapi juga kembali lagi ke base camp," ujar Jeje.Bagi Jeje, perjalanan menuju garis finis Dakar bukan hanya soal kecepatan. Pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa kendaraan yang tepat dapat menjadi partner untuk mewujudkan mimpi yang sudah dibangun sejak lama.