Kaiser Cancer Center Dukung Perempuan Pejuang Kanker Dapat Layanan Terintegrasi

Wait 5 sec.

Kaiser Cancer Center Dukung Perempuan Pejuang Kanker Dapat Layanan Terintegrasi. Foto: Kaiser Cancer CenterBagi perempuan yang berhadapan dengan kanker, perjalanan pengobatan tidak berhenti pada diagnosis. Ada proses panjang yang mencakup pemeriksaan, penentuan terapi, pengobatan, hingga pendampingan setelahnya. Oleh karena itu, layanan yang mampu menghubungkan berbagai tahapan tersebut menjadi semakin penting.Untuk menjawab kebutuhan ini, Kaiser Cancer Center kini resmi beroperasi di Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten atau D-HUB SEZ, BSD City. Layanan kesehatan ini hadir sebagai integrated women-centric cancer clinic. Kaiser Cancer Center menawarkan layanan kanker berstandar global melalui pendekatan Integrated Precision Oncology.Dari deteksi dini hingga pendampingan penyintasDari deteksi dini hingga pendampingan penyintas. Foto: Kaiser Cancer CenterMelalui pendekatan tersebut, Kaiser Cancer Center menyediakan layanan kanker secara menyeluruh dalam satu sistem, mulai dari risk assessment, pencegahan, deteksi dini, diagnosis, pengobatan, hingga survivorship dan pendampingan jangka panjang.Pendekatan ini dirancang agar perjalanan pasien tidak berjalan secara terpisah-pisah, melainkan terhubung dari satu tahap ke tahap berikutnya.Kaiser Cancer Center juga didukung Multidisciplinary Team (MDT), precision medicine, teknologi medis, serta akses terhadap ahli onkologi internasional. Fasilitas ini menjadi penyedia layanan kesehatan pertama di Indonesia yang menggunakan platform e-health Siemens Healthineers. Platform ini disebut dapat mendukung proses diagnosis lebih cepat dan perencanaan terapi yang lebih tepat.Kehadiran layanan seperti ini menjadi relevan di tengah tingginya kasus kanker pada perempuan di Indonesia. Sebab data BPJS Kesehatan menunjukkan bahwa jumlah kasus kanker payudara meningkat dari 1.080.031 kasus pada 2021 menjadi 1.941.410 kasus pada 2025.Angka tersebut memperlihatkan kenaikan sekitar 860 ribu kasus dalam periode empat tahun. Kondisi ini sekaligus menandakan pentingnya layanan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga memberi perhatian pada pencegahan, deteksi dini, diagnosis, serta perencanaan terapi yang lebih personal.Menguatkan edukasi dan dukungan bagi perempuanMenguatkan edukasi dan dukungan bagi perempuan. Foto: Kaiser Cancer CenterBagi Kaiser Cancer Center, pendekatan personal menjadi salah satu bagian penting dalam penanganan kanker. dr. I Gusti Ayu Nari Laksmi Dewi, Sp.B, Subsp.Onk (K), Surgical Oncologist Kaiser Cancer Center, mengatakan bahwa kondisi setiap pasien berbeda sehingga terapi tidak dapat diberikan dengan pendekatan yang sama.“Setiap pasien memiliki kondisi yang berbeda, sehingga terapi kanker tidak dapat disamaratakan,” ujarnya. Menurutnya, ketepatan diagnosis, kolaborasi multidisiplin, dan penyusunan terapi sesuai karakteristik pasien menjadi bagian penting untuk mendapatkan penanganan yang tepat.Selain memperkuat layanan medis, Kaiser Cancer Center juga menggandeng Lovepink Indonesia, komunitas pejuang dan penyintas kanker payudara, untuk memperluas edukasi mengenai kesehatan perempuan.Kolaborasi ini berfokus pada pentingnya mengenali kondisi tubuh, melakukan deteksi dini, serta mendapatkan informasi dan pendampingan sejak awal perjalanan kanker.Dengan layanan yang menghubungkan pencegahan, deteksi dini, diagnosis, pengobatan, hingga survivorship care, Kaiser Cancer Center menempatkan pengalaman pasien sebagai bagian penting dalam perjalanan pengobatan kanker. Kehadirannya di KEK ETKI Banten sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat akses terhadap layanan onkologi berstandar global di Indonesia.