Antusiasme pengunjung di GIIAS 2026. Foto: Dok. Instagram @giias_idRapor penjualan mobil Indonesia periode Juli 2026 diumumkan dengan menyajikan peta persaingan yang kian ketat. Kejutan masih datang dari merek China yang terus menempel ketat dominasi raksasa otomotif Jepang dalam penyaluran kendaraan nasional.Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) untuk penjualan kendaraan bermotor roda empat nasional periode Juli 2026 secara kumulatif tumbuh dibanding bulan sebelumnya. Naik 4,5 persen untuk wholesales (distribusi dari pabrik ke diler).Sementara penyaluran yang sama secara year-on-year (YoY) juga melesat hingga 33,3 persen dibanding Juli 2026 atau selisihnya mencapai 20.278 unit. Sinyal tren positif geliat pasar otomotif domestik.Baik, dari segi merek. Toyota, Daihatsu, dan Mitsubishi Motors masih mampu mempertahankan grup 5 besar sebagai jenama paling laris secara wholesales pada bulan ke-7 2026. Namun, nama lainnya seperti BYD ternyata sanggup mendobrak 3 besar.Ilustrasi logo mobil listrik BYD. Foto: Sena Pratama/kumparanBYD secara mengejutkan sukses melesat ke posisi tiga besar nasional dengan mencatatkan angka distribusi sebanyak 6.569 unit. Mengungguli Mitsubishi Motors yang berada di peringkat 4 dan Suzuki di tempat ke-5.Di sisi lain, posisi puncak takhta otomotif nasional terpantau masih dipegang teguh oleh Toyota yang tak tergoyahkan. Toyota memimpin klasemen di kedua lini dengan raihan grosir mencapai 21.642 unit dan penjualan retail sebesar 21.008 unit.Mengekor di posisi ke-2, Daihatsu juga tampil konsisten menjaga margin penjualan di papan atas nasional. Merek ini sukses mengamankan volume wholesales sebanyak 14.153 unit serta angka retail sebesar 12.750 unit sepanjang Juli 2026.Deretan produk mobil Honda mulai dari ICE, Hybrid, dan BEV. Foto: Dok. Honda Prospect MotorKondisi kontras harus dialami oleh Honda yang terpantau masih kesulitan menembus papan atas pada periode ini. Pada jalur wholesales, mereka harus rela tertahan di peringkat ke-9 dengan raihan 2.587 unit, di bawah pendatang baru Jaecoo yang menempati posisi ke-8 lewat perolehan 3.200 unit.Performa Honda sedikit membaik di jalur retail dengan menempati posisi ke-7 usai mencatatkan penjualan sebanyak 3.707 unit. Angka itu berhasil mengungguli Jaecoo di peringkat kedelapan (3.200 unit), Isuzu di peringkat kesembilan (2.889 unit), dan Hino di posisi sepuluh (2.572 unit).Secara keseluruhan, daftar wholesales Juli 2026 dilengkapi oleh Mitsubishi Fuso di peringkat keenam (4.969 unit) dan Hino di posisi ketujuh (3.440 unit). Penutup zona sepuluh besar wholesales dihuni oleh Geely yang mencatatkan pengiriman sebanyak 1.965 unit.Wholesales merek Juli 2026Toyota: 21.642 unitDaihatsu: 14.153 unitBYD: 6.569 unitMitsubishi Motors: 6.143 unit Suzuki: 5.654 unitMitsubishi Fuso: 4.969 unitHino: 3.440 unitJaecoo: 3.200 unitHonda: 2.587 unitGeely: 1.965 unitRetail sales merek Juli 2026Toyota: 21.008 unitDaihatsu: 12.750 unitMitsubishi Motors: 6.041 unitSuzuki: 5.844 unitBYD: 5.240 unitMitsubishi Fuso: 4.630 unitHonda: 3.707 unitJaecoo: 3.200 unitIsuzu: 2.889 unitHino: 2.572 unitTotal wholesales Januari-Juli 2026: 517.742 unitTotal retail Januari-Juli 2026: 511.514 unit.