Zohran Mamdani Dukung UU Perlindungan Kurir, Amazon Diminta Bertanggung Jawab

Wait 5 sec.

Wali Kota New York City Zohran Mamdani memberikan sambutan saat di pusat distribusi makanan distrik Brooklyn, New York City, AS, Senin (27/7/2026). Foto: Spencer Platt/Getty Images/AFPWali Kota New York Zohran Mamdani mendukung rancangan undang-undang Delivery Protection yang ditujukan untuk memperketat pengawasan terhadap perusahaan jasa pengiriman besar seperti Amazon sekaligus meningkatkan keselamatan kurir, pengemudi, pekerja, dan pejalan kaki di jalanan New York City.Mengutip situs resmi Pemerintah New York City pada Selasa (11/8), aturan yang disponsori Anggota Dewan New York City, Tiffany L. Cabán bakal mewajibkan sejumlah gudang dan fasilitas distribusi last-mile memperoleh lisensi dari Department of Consumer and Worker Protection (DCWP).Regulasi ini juga akan menetapkan standar minimum terkait keselamatan, pelatihan, dan perlindungan pekerja.Salah satu ketentuan utama dalam RUU adalah membuat perusahaan yang mengoperasikan fasilitas seperti Amazon bertanggung jawab mempekerjakan pekerja yang menjalankan layanan inti, termasuk pengiriman.Pemerintah New York City menilai perusahaan besar seperti Amazon selama ini menggunakan sistem subkontrak untuk menghindari tanggung jawab langsung terhadap pekerja.“Perusahaan seperti Amazon membangun model bisnis bernilai miliaran dolar dengan melindungi diri dari akuntabilitas melalui sistem subkontrak yang eksploitatif. Seiring pusat-pusat pengiriman last-mile berkembang pesat di New York, kecelakaan lalu lintas dan cedera pekerja juga meningkat,” kata Mamdani.Ilustrasi Amazon. Foto: Sundry Photography/ShutterstockMenurutnya, aturan tersebut diperlukan untuk melindungi pekerja pengiriman sekaligus masyarakat di sekitar fasilitas logistik.“Warga New York tidak seharusnya dipaksa mensubsidi keuntungan perusahaan dengan jalanan yang semakin tidak aman dan pekerjaan yang semakin tidak pasti. Orang-orang yang membuat perusahaan-perusahaan ini berjalan berhak mendapatkan martabat, stabilitas, dan tempat kerja yang aman,” lanjut Mamdani.Sejak 2017, setidaknya 18 fasilitas last-mile berukuran besar telah dibuka di New York City, termasuk 11 fasilitas sejak 2020.Laporan Office of the Comptroller pada 2025 menemukan 78 persen wilayah di sekitar fasilitas last-mile mengalami peningkatan kecelakaan yang menyebabkan cedera setelah fasilitas tersebut dibuka.Di kawasan Maspeth, kecelakaan di sekitar gudang besar FedEx meningkat 53 persen, sedangkan kecelakaan di sekitar gudang Amazon naik 48 persen.Sejumlah fasilitas di kawasan East New York juga mencatat peningkatan tajam kecelakaan dalam radius setengah mil.Melalui Delivery Protection Act, fasilitas last-mile akan diwajibkan memenuhi standar keselamatan dan perlindungan pekerja. Perusahaan juga akan dimintai pertanggungjawaban atas kuota, jadwal, serta rute yang mereka tetapkan karena kebijakan turut mempengaruhi kondisi kerja dan keselamatan publik.