Siloam Hospital Mampang Ajak Masyarakat Jangan Sepelekan Kesehatan Kaki

Wait 5 sec.

Acara Media Gathering Merdeka Bergerak: Siloam Hospitals Mampang Menemani Kaki Sehatmu Melangkah Setiap Hari. Dari kiri ke kanan: dr. Andi Kurniawan, Sp.OT, Subsp.ALK(K); Dr. dr. Wahyuni Dian Purwati, Sp.EM (Hospitals Director Siloam Hospitals Mampang); dr. Astuti Pitarini, Sp.OT, Subsp.PL(K); Ratih Hadiwinoto (Executive Director Siloam Hospitals Mampang); Rachel Ingrid Saidbun, Vice CEO Bocorocco. Foto: Dok. Siloam Hospitals MampangSiloam Hospital Mampang dan Bocorocco resmi meluncurkan kampanye “Step Well, Move Better”, dengan mengajak masyarakat untuk tidak menyepelekan kesehatan kaki, dan mulai melakukan deteksi dini jika ada gangguan pada kaki mulai dari rasa sakit akibat kelainan tulang atau cedera lainnya.Kaki adalah salah satu fondasi utama sistem gerak tubuh. Struktur tulang, sendi, ligamen, tendon, dan otot pada kaki bekerja bersama untuk menjaga keseimbangan, menyerap benturan, serta menopang tubuh saat bergerak.Ketika salah satu bagian mengalami gangguan, dampaknya tidak berhenti di kaki. Perubahan distribusi tekanan dapat meningkatkan beban pada pergelangan kaki, lutut, panggul, hingga tulang belakang dan memicu keluhan muskuloskeletal lainnya. Karena itu, mendeteksi gangguan kaki sejak dini dan memilih alas kaki yang tepat menjadi bagian penting untuk menjaga tubuh tetap aktif.Persoalan tersebut menjadi perhatian Siloam Hospitals Mampang dan Bocorocco melalui kampanye “Step Well, Move Better” yang dimulai pada Agustus 2026. Kampanye ini diawali dengan sesi edukasi bertajuk “Merdeka Bergerak: Siloam Hospitals Mampang Menemani Kaki Sehatmu Melangkah Setiap Hari,” yang mempertemukan dokter spesialis orthopaedi dan dokter spesialis kedokteran olahraga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan kaki, deteksi dini gangguan kaki, serta pentingnya penggunaan alas kaki yang sesuai.Dokter Spesialis Orthopaedi Subspesialis Kaki dan Pergelangan Kaki (Foot & Ankle) Siloam Hospitals Mampang, dr. Astuti Pitarini, mengatakan salah satu tantangan dalam menangani gangguan kaki adalah kebiasaan masyarakat menunda konsultasi medis.Selain itu, masih terdapat kesenjangan informasi (information gap) antara masyarakat dan tenaga medis di era media sosial yang semakin terbuka. Informasi kesehatan yang diterima masyarakat melalui berbagai platform digital sering kali belum utuh atau kurang tepat, sehingga pemahaman mengenai kondisi yang dialami maupun penanganan yang seharusnya dilakukan menjadi kurang optimal.Kami cukup sering menjumpai pasien bunion yang sebenarnya telah mengalami keluhan selama bertahun-tahun, namun baru mencari pertolongan ketika saran-saran yang didapat melalui media sosial tidak bermanfaat dan nyeri mulai mengganggu aktivitas sehari-hari atau bentuk kaki semakin progresif berubah.” - dr. Astuti Pitarini, Dokter Spesialis Orthopaedi Subspesialis Kaki dan Pergelangan Kaki (Foot & Ankle) Siloam Hospitals Mampang -Menurutnya, pemeriksaan lebih awal memberikan pilihan terapi yang lebih beragam sehingga pasien dapat memperoleh penanganan yang sesuai.Ilustrasi perempuan alami nyeri kaki. Foto: Evgenyrychko/ShutterstockKondisi kaki juga berpengaruh terhadap stabilitas dan efisiensi gerak tubuh. Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga Konsultan Siloam Hospitals Mampang, dr. Antonius Andi Kurniawan, mengatakan gangguan pada kaki dapat meningkatkan risiko cedera seperti ankle sprain, tendinitis Achilles, hingga overuse injury. Risiko tersebut tidak hanya mengancam orang yang aktif berolahraga, tetapi juga masyarakat yang menjalani aktivitas sehari-hari.Antonius mengatakan banyak cedera semacam ini sebenarnya bisa dicegah, tapi sering kali baru disadari setelah aktivitas sehari-hari mulai terganggu. Menjaga kesehatan kaki, tidak hanya dilakukan ketika muncul keluhan, tetapi juga melalui langkah preventif.“Sepatu atau alas kaki bukan sekadar pelengkap penampilan. Bagi kami di bidang kedokteran olahraga, alas kaki merupakan bagian dari strategi pencegahan cedera,” kata Antonius.Ia menambahkan, pemilihan alas kaki perlu menyesuaikan bentuk kaki, jenis aktivitas, dan intensitas penggunaan agar dapat membantu memberikan stabilitas serta mengurangi tekanan berlebih pada kaki.Siloam Hospitals Mampang Terapkan Pendekatan MultidisiplinSiloam Hospitals Mampang tidak hanya mengandalkan satu perspektif dokter dalam menangani gangguan kaki. Sebagai Comprehensive Orthopaedic Centre, rumah sakit ini menggabungkan keahlian dokter subspesialis Kaki dan Pergelangan Kaki (Foot & Ankle), dokter spesialis Kedokteran Olahraga, serta dokter spesialis Radiologi dan dokter spesialis lainnya sesuai kondisi pasien.Pendekatan multidisiplin tersebut bertujuan menemukan akar masalah secara klinis sekaligus memastikan pasien dapat kembali bergerak secara aktif dan aman setelah menjalani pemulihan. Rumah sakit juga mengandalkan teknologi medis terkini dan pendekatan yang berfokus pada hasil klinis pasien.Executive Director Siloam Hospitals Mampang, Ratih Hadiwinoto, mengatakan layanan orthopaedi tidak berhenti pada penanganan keluhan atau cedera. Menurutnya, layanan tersebut juga harus membantu pasien kembali menjalani aktivitas sehari-hari dan mempertahankan kualitas hidup.Sebagai Comprehensive Orthopaedic Centre of Excellence, kami percaya bahwa tujuan utama layanan orthopaedi bukan hanya menangani keluhan atau cedera, tetapi membantu setiap pasien kembali bergerak dengan bebas, menjalani aktivitas sehari-hari, serta menikmati kualitas hidup yang lebih baik.”- Ratih Hadiwinoto, Executive Director Siloam Hospitals Mampang -Karena itu, Siloam Hospitals Mampang juga memperkuat upaya promotif dan preventif melalui edukasi kepada masyarakat. Rumah sakit tersebut memilih Bocorocco sebagai mitra dalam kampanye ini karena teknologi Pillow Concept yang dikembangkan perusahaan tersebut dinilai sejalan dengan pendekatan berbasis bukti yang diterapkan dalam layanan medis.Kampanye “Step Well, Move Better”, Siloam Hospitals Mampang dan Bocorocco ingin mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan kaki. Foto: Dok. Siloam Hospital MampangPilih Alas Kaki yang Tepat untuk Jaga Kesehatan KakiSiloam Hospitals Mampang dan Bocorocco ingin mengingatkan masyarakat bahwa menjaga kesehatan kaki dapat dimulai dari langkah sederhana, termasuk memilih ukuran dan alas kaki yang tepat.Vice CEO Bocorocco, Ingrid, mengatakan Bocorocco berupaya menghadirkan alas kaki yang tidak hanya nyaman, tetapi juga mendukung masyarakat agar tetap aktif bergerak.“Kami percaya bahwa setiap langkah yang nyaman dimulai dari dukungan yang tepat bagi kaki. Oleh karena itu, kami terus mengembangkan alas kaki yang tidak hanya mengedepankan kenyamanan, tetapi juga memperhatikan bentuk alami kaki dan distribusi tekanan saat berjalan,” kata Ingrid.Menurut Ingrid, pendekatan tersebut dikembangkan melalui uji klinis bersama Universitas Negeri Yogyakarta dan dituangkan dalam teknologi Pillow Concept yang telah mendapatkan paten dunia. Produk Bocorocco juga disebut telah didukung sertifikasi halal dan rekomendasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).“Kolaborasi bersama Siloam Hospitals Mampang menjadi langkah yang sangat berarti bagi kami karena menghadirkan edukasi berbasis ilmu kedokteran kepada masyarakat. Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong lebih banyak orang untuk lebih peduli terhadap kesehatan kaki sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan aktif," ujar Ingrid.Kolaborasi Siloam Hospitals Mampang dan Bocorocco akan diperluas melalui sejumlah inisiatif hingga akhir tahun mendatang. Program tersebut mencakup kerja sama profesional dengan tenaga medis serta edukasi yang menyasar masyarakat secara lebih luas.Bagi Siloam Hospitals Mampang, upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk memperluas akses terhadap layanan orthopaedi berkualitas melalui kolaborasi multidisiplin, kapabilitas medis yang komprehensif, dan teknologi medis terkini. Karena menjaga kesehatan kaki bukan hanya soal menghindari rasa sakit. Kaki yang sehat membantu seseorang tetap bergerak, bekerja, berolahraga, dan menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri.Langkah yang lebih baik dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas hidup dalam jangka panjang.