HUT Ke-81 RI, Tiket Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Diskon 81 Persen

Wait 5 sec.

Candi Borobudur. Foto: InJourney DestinationInJourney Destination Management (IDM) memberikan diskon tiket masuk sebesar 81 persen ke Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Keraton Ratu Boko dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Republik Indonesia.Promo Geden Kemerdekaan tersebut berlaku bagi wisatawan yang datang menggunakan pakaian bernuansa merah putih. Program ini menjadi bagian dari rangkaian #AgustusandiCandi yang digelar IDM untuk memeriahkan HUT Ke-81 RI.Direktur Utama InJourney Destination Management, Febrina Intan, mengatakan perayaan kemerdekaan di kawasan heritage dirancang bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga untuk mendekatkan masyarakat dengan warisan budaya Indonesia.“InJourney Destination Management mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan tidak hanya sebagai perayaan seremonial, tetapi juga sebagai momentum untuk semakin mencintai warisan budaya bangsa serta memperkuat rasa bangga terhadap identitas Indonesia,” kata Febrina di Yogyakarta, Senin (10/8).Candi Prambanan. Foto: InJourney DestinationSelain promo tiket, nuansa kemerdekaan juga telah hadir melalui dekorasi merah putih di kawasan Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Keraton Ratu Boko. Instalasi anyaman bambu bertuliskan “81 Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” serta bendera Merah Putih telah terpasang di berbagai titik destinasi.Pada 17 Agustus, petugas di ketiga destinasi juga akan mengenakan busana bernuansa merah putih. Petugas perempuan akan mengenakan kebaya atau lurik, sedangkan petugas laki-laki mengenakan beskap, lurik, maupun batik.Yoga hingga Menikmati Senja di Ratu BokoRangkaian perayaan kemerdekaan juga diisi dengan kegiatan sport tourism. Di Candi Prambanan, "Independence Day Sunset Yoga in Prambanan" digelar pada 15 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB.Sehari kemudian, Keraton Ratu Boko menggelar "Move at The Temple: Merdeka Dalam Harmoni" berupa sesi yoga pagi. Sementara di Candi Borobudur, "Move at The Temple: Road to Borobudur Marathon" akan digelar pada 30 Agustus 2026.Keraton Ratu Boko. Foto: InJourney DestinationKhusus di Keraton Ratu Boko, wisatawan juga dapat mengikuti "Ratu Boko Sunset: Sandyakala Prabu Boko" pada 15 Agustus pukul 16.30 WIB. Program tersebut memadukan pengalaman menikmati matahari terbenam dengan narasi sejarah dan budaya Ratu Boko.Perayaan 17 Agustus juga akan diisi berbagai lomba tradisional yang melibatkan pengunjung dan masyarakat sekitar destinasi. Mulai dari panjat pinang, makan kerupuk, tarik tambang, merakit candi, balap kelereng, bakiak, egrang, hingga balap karung.Warga yang tergabung dalam PKK Desa Bokoharjo di sekitar Candi Prambanan dan pedagang di Kampung Seni Borobudur juga dilibatkan dalam kegiatan tersebut.IDM turut menggelar Photo Challenge #AgustusandiCandi pada 17 Agustus. Pengunjung dapat mengunggah momen ketika berwisata dengan menggunakan tagar #AgustusandiCandi dan #JiwaRagaMerdeka. Sepuluh karya terbaik akan mendapatkan hadiah.Pesta Rakyat di TMIIPerayaan HUT Ke-81 RI juga digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) melalui Pesta Rakyat Kemerdekaan Indonesia “Semarak Jiwa Nusantara” pada 15-17 Agustus 2026.Salah satu agenda utamanya adalah "Parade Semarak Indonesia" dari Plaza Kori Agung hingga Istana Anak-Anak Indonesia. Parade tersebut menampilkan pakaian adat, musik tradisional, tari daerah, serta berbagai atraksi khas Nusantara.Sejumlah pertunjukan juga dijadwalkan berlangsung di Panggung Budaya TMII, yakni "Sangkuriang" pada 15 Agustus, "Kecak Glow in the Dark" pada 16 Agustus, serta "Shinta Obong" pada 17 Agustus.Sebanyak 681 bendera Merah Putih juga telah dipasang di seluruh kawasan TMII. Pada 17 Agustus, TMII akan menggelar upacara bendera.Candi Prambanan. Foto: InJourney DestinationFebrina mengatakan destinasi heritage merupakan ruang hidup yang menyimpan perjalanan panjang peradaban Indonesia. Karena itu, momentum kemerdekaan juga diharapkan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk kembali mengenal warisan budaya bangsa.“Kami ingin menghadirkan pengalaman kemerdekaan yang lebih bermakna. Tidak hanya menikmati keindahan destinasi, tetapi juga menghidupkan semangat gotong royong, kebersamaan, olahraga, kreativitas, hingga peningkatan kapasitas masyarakat,” kata Febrina.