Catat Call Center Dishub DKI 1500813: Derek hingga Pandu Mobil Jenazah Gratis

Wait 5 sec.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai peresmian Call Center Dishub di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (9/8/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparanGubernur DKI Jakarta Pramono Anung meluncurkan call center Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dengan nomor 1500813 di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (9/8).Layanan yang mengusung tema “Satu Nomor, Solusi Transportasi Jakarta” tersebut mengintegrasikan sejumlah layanan transportasi dan lalu lintas untuk masyarakat Jakarta.Dalam sambutannya, Pramono mengatakan, terdapat lima jenis layanan yang dapat diakses masyarakat melalui call center tersebut.“Fungsi dan manfaat dari call center 1500813 yang mengusung satu nomor solusi transportasi Jakarta adalah melayani lima jenis layanan. Yang pertama adalah derek kendaraan secara gratis,” kata Pramono dalam sambutannya.“Kedua adalah pemanduan kondisi darurat. Yang berikutnya adalah pemanduan kendaraan jenazah, sehingga dengan demikian hal yang selalu salah satu problem utama di Jakarta adalah pengangkutan jenazah dilakukan secara, pemanduannya secara gratis,” sambungnya.Layanan lainnya yakni pengaduan sarana dan prasarana lalu lintas serta penanganan apabila terjadi musibah di lapangan.Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan seluruh layanan tersebut diberikan secara gratis bagi masyarakat DKI Jakarta.Layanan call center 1500813 didukung 52 petugas yang bekerja secara bergantian selama 24 jam setiap hari. Dishub juga menargetkan waktu respons maksimal 15 menit, menyesuaikan kondisi lalu lintas dan situasi di lapangan.“Dengan target response time maksimal 15 menit sesuai kondisi lalu lintas dan situasi di lapangan,” kata Budi.Budi menjelaskan, pihaknya juga menyediakan empat saluran untuk mengantisipasi penumpukan panggilan dari masyarakat.“Jadi durasinya sampai petugas datang adalah 15 menit. Dan kami menyediakan ada beberapa line di sana, ada empat line di sana dan ini untuk membantu supaya tidak ada antrean di dalam call center tersebut,” ujarnya.Pelopor KITA juga DiluncurkanDalam kesempatan yang sama, Pemprov DKI juga meluncurkan Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan atau Pelopor KITA Jakarta.Program itu melibatkan empat pilar, yakni Pelajar Pelopor, Ojol Pelopor Jakarta, Awak Angkutan Umum Teladan, dan Kategori Khusus.Budi menjelaskan, program tersebut merupakan edukasi keselamatan berlalu lintas yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas.“Kegiatan Pelopor KITA merupakan program edukasi keselamatan berlalu lintas yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan guna mewujudkan sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkeselamatan di Provinsi DKI Jakarta,” terang Budi.Selain itu, layanan shuttle Transjakarta rute khusus Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) yang menghubungkan Bundaran Senayan dengan Bundaran Simfoni of the Sea Ancol (51ST) turut diluncurkan.Layanan tersebut hanya beroperasi setiap Minggu saat pelaksanaan HBKB, mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB dengan 18 titik pemberhentian dan tarif reguler Rp 3.500.Sempat Terdampak Kebakaran, Layanan Kembali PulihSistem pengaturan lalu lintas yang sempat terganggu akibat kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, Jumat (7/8), telah berhasil dipulihkan.Budi mengatakan, jajaran Dishub langsung melakukan pemulihan sistem setelah kebakaran. Dalam waktu satu hari, call center disebut sudah kembali dapat digunakan.“Kami berduka dengan terbakarnya lantai 16 Dinas Perhubungan. Namun, alhamdulillah, call center kemarin kita setelah rapat, Pak, dalam satu hari seluruh jajaran Dinas Perhubungan bisa memulihkan call center dan insyaAllah hari ini bisa kita launching 1500813,” kata Budi.Budi menyebut sistem pengaturan lalu lintas yang terdampak kebakaran ditargetkan kembali berjalan dalam waktu satu bulan. Sementara itu, sistem tersebut akan dipindahkan sementara ke Pusdatin Dishub DKI Jakarta.Pramono juga memastikan terdapat sistem cadangan di kawasan MT Haryono untuk menjaga agar pengaturan lalu lintas di Jakarta tetap berjalan.“Sehingga dengan demikian mudah-mudahan pengaturan lalu lintas termasuk untuk VVIP yang ada di Jakarta dengan peristiwa ini tidak terganggu karena backup-nya yang ada di Pusdatin MT Haryono bekerja,” ujar Pramono.