Pimpin Golkar Samarinda Secara Aklamasi, Andi Satya Diarahkan Tampil di Pilwali 2029

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, SAMARINDA — Andi Satya Adi Saputra resmi memimpin DPD Partai Golkar Kota Samarinda setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Hotel Fugo Samarinda, pada Sabtu (8/8/2026). Penetapan tersebut dilakukan setelah dirinya menjadi satu-satunya kandidat yang maju dalam proses pemilihan ketua.Terpilihnya Andi Satya tidak hanya menandai pergantian kepemimpinan partai berlambang pohon beringin di tingkat kota, tetapi juga membuka jalan menuju agenda politik yang lebih besar. Sesuai komitmen internal Partai Golkar Kalimantan Timur, setiap ketua DPD kabupaten dan kota yang terpilih diwajibkan siap maju sebagai calon kepala daerah pada pemilihan berikutnya.Sekretaris DPD Partai Golkar Kalimantan Timur, Muhammad Husni Fahruddin, mengatakan ketentuan tersebut merupakan hasil kesepakatan internal yang berlaku untuk seluruh daerah di Kaltim.“Siapa yang dipercaya menjadi ketua DPD harus siap menjadi calon kepala daerah pada waktunya nanti,” ujarnya.Menurut Husni, aturan tersebut bukan berasal dari instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, melainkan hasil keputusan pleno DPD Golkar Kaltim yang bertujuan memperkuat kaderisasi dan kesiapan partai menghadapi kontestasi politik.Dengan demikian, posisi ketua DPD tidak hanya berperan dalam konsolidasi organisasi, tetapi juga dipersiapkan sebagai figur yang akan menjadi ujung tombak partai dalam pemilihan kepala daerah. lihat foto Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kota Samarinda di Hotel Fugo, pada Sabtu (8/8/2026). Foto: BorneoFlash.com/Nur Ainunnisa“Kalau dr. Adi yang terpilih memimpin Golkar Samarinda, maka konsekuensinya harus siap menjadi calon wali kota pada Pilwali mendatang,” tegasnya.Pelaksanaan Musda XI Golkar Samarinda sendiri berlangsung cukup dinamis. Sejumlah nama sempat muncul dalam pembahasan internal sebelum akhirnya seluruh pemegang suara sepakat memberikan dukungan kepada Andi Satya melalui mekanisme musyawarah mufakat.Husni menilai proses tersebut menunjukkan soliditas kader Golkar yang lebih mengutamakan persatuan dan konsolidasi organisasi.“Seluruh proses sudah diselesaikan melalui kesepakatan bersama dan kader kini bersatu mendukung kepemimpinan dr. Adi,” katanya.Usai ditetapkan sebagai ketua, Andi Satya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan seluruh kader. Ia menilai jabatan tersebut merupakan amanah besar yang harus dijawab dengan kerja nyata dan penguatan organisasi.Menurutnya, fokus utama yang akan dijalankan dalam waktu dekat adalah memperkuat posisi Golkar di Samarinda sekaligus meningkatkan kinerja partai di tengah masyarakat.“Kepercayaan ini menjadi tanggung jawab besar bagi kami untuk membawa Golkar semakin kuat dan lebih baik di Samarinda,” ujarnya.Terkait peluang maju pada Pemilihan Wali Kota Samarinda 2029, Andi Satya mengakui hal tersebut memang menjadi bagian dari komitmen yang dibahas dalam Musda. Namun ia menegaskan seluruh proses pencalonan tetap harus mengikuti mekanisme partai dan keputusan DPP.Ia menyatakan siap apabila nantinya mendapat mandat tersebut, meski saat ini belum ingin terlalu jauh membicarakan kontestasi politik lima tahun mendatang.“Kalau ditanya kesiapan, tentu kami siap. Tetapi keputusan akhirnya tetap berada di DPP dan juga mempertimbangkan aspirasi masyarakat,” tuturnya.Saat ini, kata dia, perhatian utama masih tertuju pada penguatan partai dan pelaksanaan tugas sebagai anggota DPRD Kalimantan Timur. lihat foto Andi Satya Adi Saputra terpilih Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Samarinda, ditetapkan secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kota Samarinda di Hotel Fugo, pada Sabtu (8/8/2026). Foto: BorneoFlash.com/Nur AinunnisaDalam kepemimpinannya, Andi Satya menargetkan peningkatan perolehan kursi Golkar pada Pemilu mendatang. Saat ini Golkar menjadi partai dengan perolehan kursi terbanyak kedua di DPRD Samarinda dengan delapan kursi.Selain mengejar penambahan kursi legislatif, ia juga mendorong regenerasi kader melalui keterlibatan lebih banyak perempuan, generasi milenial, dan generasi Z dalam politik.“Kami berharap ke depan semakin banyak kader perempuan, anak muda, dan generasi milenial yang ikut berjuang bersama Golkar hingga mampu duduk di DPRD Kota Samarinda,” pungkasnya. (*)