Kevin Warsh. Foto: Brendan McDermid/REUTERSKetua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh tengah mempertimbangkan untuk mengurangi frekuensi rapat kebijakan moneter terjadwal bank sentral Amerika Serikat (AS). Hal itu dilaporkan New York Times pada Jumat (1/8).Dikutip dari Bloomberg, Sabtu (1/8), berdasarkan laporan tersebut usulan pengurangan frekuensi rapat disampaikan Warsh dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pekan ini. Juru bicara The Fed menolak mengomentari hal tersebut.Saat ini, petinggi The Fed menggelar delapan kali rapat selama setahun, masing-masing berlangsung dua hari dan diakhiri dengan pengumuman keputusan suku bunga.Pengurangan intensitas rapat akan menjadi perubahan besar bagi bank sentral AS, di tengah kritik investor terhadap upaya Warsh membatasi panduan arah suku bunga kepada pasar serta meningkatnya tekanan agar The Fed lebih agresif mengendalikan inflasi.Federal Reserve. Foto: ShutterstockSuku bunga acuan AS diputuskan dipertahankan pada Rabu (30/7) lalu, dengan suara Federal Open Market Committee (FMOC) 9 berbanding 3. Investor kecewa Warsh tidak menjelaskan alasan keputusan tersebut, meski penahanan suku bunga sudah sesuai ekspektasi pasar.Selain itu, investor juga menanti penjelasan Warsh mengenai apakah dia mendukung kenaikan suku bunga apabila inflasi tidak melambat.Sejak menjabat sebagai Ketua The Fed pada Mei lalu, Warsh telah memberi sinyal akan melakukan sederet perubahan, termasuk kemungkinan mengurangi jumlah konferensi pers setelah pengumuman kebijakan moneter.Dia juga membentuk lima gugus tugas untuk mengkaji perubahan dalam pelaksanaan kebijakan moneter, mulai dari strategi komunikasi, penggunaan data, hingga pengelolaan neraca The Fed.Dalam sidang konfirmasi di Senat pada April, Warsh sempat ditanya apakah dia berkomitmen menggelar rapat FOMC setidaknya setiap delapan pekan. Warsh menjawab bahwa aturan hanya mewajibkan minimal empat kali rapat dalam setahun.Meski demikian, menurut dia jumlah tersebut tidak mencukupi sehingga diperlukan rapat yang lebih sering. Namun, dia mengaku belum mulai menyusun jadwal rapat untuk 2027 dan seterusnya.Ketua Federal Reserve (The Fed) yang baru, Kevin Warsh, meninggalkan East Room di Gedung Putih setelah upacara pelantikannya di Washington, DC, Jumat (22/5/2026). Foto: AARON SCHWARTZ/AFPThe Fed telah menetapkan jadwal rapat untuk sisa tahun 2026, yaitu pada September, Oktober, dan Desember dan menjadwalkan rapat sepanjang 2027. Meski begitu, dalam laman resminya disebutkan setiap jadwal rapat masih bersifat sementara hingga dikonfirmasi pada pertemuan sebelumnya.Berdasarkan aturan FOMC, komite wajib menggelar sedikitnya empat kali rapat setiap tahun di Washington, meskipun tidak menutup kemungkinan frekuensi rapat ditambah jika diperlukan.Aturan tersebut juga menyebutkan rapat dapat diselenggarakan atas panggilan Ketua Dewan Gubernur atau atas permintaan sedikitnya tiga anggota komite.Selain rapat terjadwal, The Fed juga beberapa kali mengadakan rapat darurat saat terjadi gejolak ekonomi dan pasar, seperti pada awal pandemi COVID-19 pada 2020.Komite penentu suku bunga The Fed beranggotakan 12 orang, terdiri dari tujuh anggota Dewan Gubernur The Fed di Washington termasuk Warsh, Presiden Federal Reserve Bank of New York yang menjabat sebagai wakil ketua FOMC, serta empat dari 12 presiden bank sentral regional yang bergiliran menjadi anggota dengan hak suara setiap tahun.