Menag Ungkap Indeks Kerukunan Beragama Naik: Tertinggi Sejak Negeri ini Berdiri

Wait 5 sec.

Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan sambutan saaat menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan dalam Rangka HUT ke-81 RI di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat PresidenMenteri Agama Nasaruddin Umar menyebut tingkat kerukunan umat beragama di Indonesia terus menunjukkan peningkatan. Ia mengungkapkan Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) pada 2025 mencapai angka tertinggi sejak Indonesia berdiri.Hal itu disampaikan Nasaruddin Umar saat menghadiri acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8)."Malam ini adalah bukti bahwa kerukunan merupakan realitas sosial yang hidup di masyarakat Indonesia yang majemuk. Indonesia adalah lukisan Tuhan yang paling indah di muka bumi ini, maka tidak boleh ada yang mengacak-acaknya," kata Nasaruddin.Ia mengatakan, ribuan umat dan tokoh lintas agama yang hadir dalam doa bersama tersebut menjadi simbol kuatnya persatuan di tengah keberagaman Indonesia."Malam ini, ribuan umat dan para tokoh lintas agama berkumpul dalam satu majelis memanjatkan doa terbaik bagi negerinya. Kita boleh berbeda keyakinan, tetapi kita dipersatukan oleh cinta yang sama kepada Indonesia," ujarnya.Ilustrasi simbol beberapa Agama. Foto: Shutter StockNasaruddin menjelaskan, upaya pemerintah dalam merawat kerukunan membuahkan hasil positif. Indeks Kerukunan Umat Beragama meningkat dari 76,47 pada 2024 menjadi 77,89 pada 2025."Indeks Kerukunan Umat Beragama meningkat dari 76,47 pada tahun 2024 menjadi 77,89 pada tahun 2025, tertinggi semenjak negeri ini berdiri," ungkap Nasaruddin.Menurut dia, capaian tersebut juga melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2025 sebesar 76,47 dan mendekati target akhir RPJM 2029 yang ditetapkan sebesar 78,25.Selain itu, Menag menyebut Indeks Kesalehan Umat Beragama juga mengalami peningkatan menjadi 84,20 pada 2025.Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh agama yang dinilai konsisten menjaga kerukunan di tengah masyarakat."Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh tokoh agama yang terus konsisten dalam membina umat hingga kerukunan bangsa tetap terawat. Ini penting karena kerukunan adalah modal dasar pembangunan," pungkasnya.