Mahalini hingga Hindia Jadi Penampil di Forestra 2026

Wait 5 sec.

Konferensi Pers Gelaran Musik Forestra di kawasan SCBD, Jakarta. Foto: Aprilandika Pratama/kumparanSetelah berhasil dengan penyelenggaraan empat edisi sebelumnya, gelaran musik Forestra 2026 kembali dihelat di Orchid Forest Cikole, Bandung, pada 29 Agustus mendatang.Konser yang menyatukan musik dengan alam itu akan kembali dipimpin Erwin Gutawa Orchestra. Sejumlah musisi pun akan tampil diiringi alunan orkestra Erwin Gutawa.Mereka ialah /rif, Hindia, .Feast, Iwa K, Mahalini, Naykilla & Jemsii, Sukses Lancar Rejeki, Aldy Amis, hingga Senyawa.Konferensi Pers Gelaran Musik Forestra di kawasan SCBD, Jakarta. Foto: Aprilandika Pratama/kumparanErwin Gutawa soal Musisi yang Tampil di Forestra Tahun IniErwin Gutawa memastikan bahwa musisi yang tampil tahun ini dipastikan tak kalah menarik dibanding edisi Forestra sebelumnya. Mengingat adanya nama besar seperti Mahalini hingga Hindia yang belakangan memang tengah merajai pasar musik tanah air.“Mungkin beruntungnya tahun ini kita dapat tiga entitas—Hindia, .Feast, dan Mahalini—di mana tiga entitas anak muda ini punya rekor streaming terbanyak. Jadi menurut saya, kita beruntung kali ini Forestra bisa dapetin mereka untuk mau bergabung,” kata Erwin saat jumpa pers di kawasan SCBD, Jakarta.Kesuksesan empat edisi Forestra terdahulu, kata Erwin, memiliki andil besar bagi pihak penyelenggara untuk tetap menjaga kualitas deretan penampil yang akan mentas di tiap edisinya.Musisi 64 tahun itu juga menyoroti bagaimana Forestra telah menjadi gelaran musik yang unik, dengan penikmat yang selalu setia hadir tiap tahunnya.“Penonton Forestra cukup suportif. Karena semakin lama komentarnya enggak terlalu mikirin line up, yang penting kita selalu didoakan untuk selalu ada. Buat saya, itu sebuah kemajuan, artinya ramuan saya sama Jay (Subyakto) lumayan diapresiasi,” ungkap Erwin.Konferensi Pers Gelaran Musik Forestra di kawasan SCBD, Jakarta. Foto: Aprilandika Pratama/kumparanDalam kesempatan yang sama, vokalis .Feast, Baskara Putra atau Hindia, mengaku sangat antusias untuk penampilan perdananya di Forestra. Ia dan rekan-rekannya di .Feast mengaku tidak sabar untuk berkolaborasi langsung dengan alunan orkestra yang dipimpin Erwin Gutawa.“Kami merasa sangat beruntung bisa diajak di pertunjukan ini. Sebenernya takut, cuma kalau ditolak kayaknya kami yang bodoh ya. Cuma pas ditawarin ya lututnya geter,” kata Baskara.CEO ABM & Orchid Forest Cikole, Barry Akbar, menambahkan bahwa Forestra tetap akan mengusung tiga isu utama yang selama ini menjadi identitas gelaran mereka, yakni alam, manusia, dan musik.“Kami selalu mengangkat tiga isu, yaitu alam, manusia, dan musik. Saya selalu sampaikan ada kolaborasi terbaik antara taman wisata dan pelestarian alam. Nah, Forestra sudah menjawab hubungan baik dengan alam. Forestra juga telah memberi ruang bagi musisi lewat karya-karyanya,” ucap Barry.Konferensi Pers Gelaran Musik Forestra di kawasan SCBD, Jakarta. Foto: Aprilandika Pratama/kumparanMendukung tujuan gelaran Forestra, Jay Subyakto sebagai Creative Director Forestra 2026 memastikan tata letak panggung tidak akan mengganggu vegetasi hutan yang ada.“Tantangannya bagaimana panggung saya justru enggak mengganggu hutannya. Bahkan nanti di tengah panggung ada pohon yang tetap tumbuh. Untuk sound system juga sudah dimaksimalkan,” ucap Jay.“Kami tegaskan, ini bukan festival. Ini konser musik yang ditampilkan di hutan dan menunjukkan kepedulian kita terhadap alam di negara ini,” tutup Jay.Harga tiket Forestra 2026 sendiri dibanderol mulai dari Rp 699.000 per orang untuk kategori Simfoni 4. Sementara itu, untuk kategori Simfoni Seiring untuk pembelian dua orang dibanderol Rp 649.000 per orang.Adapun kategori Simfoni Serempak untuk pembelian empat orang dijual dengan harga Rp 599.000 per orang. Tiket sudah tersedia di forestra.id.