Beli Tiket Kapal Feri Bakal Diperketat, Truk ODOL Dilarang Masuk

Wait 5 sec.

Operasi mendadak truk Over Dimension Over Load (ODOL) hari kedua yang digelar PT Hutama Karya (HK) Regional Sumbagsel di Gerbang Tol Prabumulih, Kamis (19/6/2025). Foto: kumparanPemerintah akan memperketat pembelian tiket kapal feri. Hal itu nantinya ditujukan untuk membatasi truk-truk Over Dimension Over Loading (ODOL) di sektor penyeberangan kapal.Dengan pengetatan aturan itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, menjelaskan pencegahan truk ODOL masuk ke kapal penyebrangan bisa dimulai dengan pelarangan pembelian tiket pada sistem digital."Jadi kami sudah melakukan integrasi dengan Pak Nana (Direktur Teknik PT ASDP Indonesia Ferry). Sebagai contoh, jika dari Jakarta mengarah ke Merak, kita sudah punya WIM. Ada beberapa titik WIM yang nantinya memberikan data, sehingga kendaraan ODOL tidak bisa membeli tiket Ferizy," kata Aan dikutip Minggu (4/10).Adapun sistem yang digunakan adalah Weigh-in-Motion (WIM) yang akan otomatis mendeteksi apakah truk yang melintas masuk kategori ODOL atau tidak sebelum pengemudi dapat mengakses pembelian tiket penyeberangan.Dengan penyaringan digital itu, truk ODOL bisa ditolak sebelum mencapai gerbang pelabuhan. Penerapannya juga akan diperluas dalam beberapa waktu ke depan."Sistem ini akan kami terapkan juga di beberapa penyeberangan. Jadi sebelum sampai ke gerbang penimbangan, transaksi pembelian tiket Ferizy sudah ditolak di awal. Mudah-mudahan ini bisa segera direalisasikan," ujarnya.Ilustrasi truk ODOL di PanturaR Foto: Rizki Fajar Novanto/kumparanHal itu juga selaras dengan target Indonesia bersih dari truk ODOL pada tahun 2027. Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kemenhub Risal Wasal menjelaskan persoalan ODOL bukan sekadar urusan jalan raya domestik, melainkan juga menyangkut daya saing logistik nasional di kancah regional.Sebagai contoh, Malaysia saat ini sangat ketat dan belum mengizinkan truk logistik Indonesia melintas akibat isu ODOL tersebut."Ini menjadi tantangan integrasi bagi kami untuk memastikan seluruh moda transportasi, baik darat, udara, maupun laut, sudah laik jalan. InsyaAllah, melalui integrasi ini, apa yang kita harapkan agar transportasi berkeselamatan dan berbiaya murah bisa terwujud," ujarnya.