Pemprov DKI Uji Coba Namu Balai Kota, Buka Kantor Gubernur untuk Umum Tiap Sabtu

Wait 5 sec.

Uji Coba Program Namu Balai Kota di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (3/10/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparanPemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menguji coba program "Namu Balai Kota" pada Sabtu (3/10). Dengan program ini, Pemprov membuka kompleks Balai Kota untuk dikunjungi masyarakat melalui sejumlah kegiatan, mulai dari tur ruang kerja hingga aktivitas komunitas dan layanan publik.Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, mengatakan uji coba "Namu Balai Kota" berlangsung pada Sabtu dan Minggu ini. Setelah tahap uji coba, program tersebut akan dibuka secara rutin setiap Sabtu."Hari Sabtu dan Minggu ini adalah uji coba terbuka untuk dikunjungi kepada seluruh masyarakat. Ini adalah kali pertama, jadi Adik-adik semuanya nanti menjadi tamu yang pertama di Balai Kota," kata Suharini di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (3/10).Suharini mengatakan masyarakat nantinya dapat melihat langsung sejumlah area di Balai Kota, termasuk ruang kerja gubernur dan fasilitas pemerintahan yang selama ini tidak terbuka untuk kunjungan umum.Program tersebut terbuka untuk masyarakat umum. Namun, pengunjung yang ingin mengikuti tur harus melakukan registrasi terlebih dahulu.Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi Mutiara, mengatakan "Namu Balai Kota" digagas untuk membuka ruang pemerintahan agar dapat lebih dekat dengan masyarakat."Jadi kita kan ubah konsepnya bahwa ruang pemerintahan itu bisa dihadiri, bisa dikunjungi dengan cara yang sangat hangat. Jadi, kita datang di hari Sabtu ini di acara Namu Balai Kota tidak sekadar sebagai tamu, tetapi sebagai owner dari gedung ini karena ini adalah representatif Kota Jakarta," kata Marulina.Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, pada Uji Coba Program Namu Balai Kota di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (3/10/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparanSelain berkeliling Balai Kota, pengunjung dapat mengikuti sejumlah kegiatan, seperti kunjungan ke Jakarta Smart City, program kids Reporter di Studio Berita Jakarta, hingga kegiatan komunitas di Ruang Pola."Namu Balai Kota" juga menyediakan sejumlah layanan publik. Di antaranya layanan paspor, SIM Keliling, perpustakaan keliling, Samsat Keliling, pemeriksaan kesehatan gratis, serta layanan kependudukan dan perizinan.Marulina mengatakan pelaksanaan pada Sabtu (3/10) masih dalam tahap uji coba. Pemprov DKI akan mengevaluasi pelaksanaan tersebut sebelum Namu Balai Kota diluncurkan secara resmi."Mudah-mudahan nanti karena ini uji coba, belum grand launching. Tolong masukannya. Kasih input-input yang banyak kepada kami supaya pada saat grand launching nanti oleh Bapak Gubernur benar-benar bisa menjadi sangat homie, sangat bermanfaat, sangat berguna untuk kita semua warga Jakarta," ujarnya.Berdasarkan informasi Pemprov DKI, setelah uji coba, "Namu Balai Kota" akan dibuka setiap Sabtu pukul 08.00-17.30 WIB. Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai program dan melakukan persiapan kunjungan melalui laman Jakarta Smart City dan aplikasi JAKI.