Harga Minyak Dunia Sempat Anjlok Usai Negara G7 Lepas Cadangan Bahan Bakar

Wait 5 sec.

Ilustrasi Produksi Minyak Mentah Brent. Foto: Scott Heppel/AFPHarga minyak mentah Brent sempat merosot ke bawah USD 100 per barel usai negara-negara G7 mengumumkan akan melepaskan cadangan bahan bakar dan minyak mentah dalam jumlah besar untuk meredakan kenaikan harga energi.Mengutip BBC, negara-negara G7 yang terdiri dari Amerika Serikat, Inggris, Italia, Jerman, Jepang, Kanada, dan Prancis sepakat melepaskan 100 juta barel diesel, bensin, serta minyak mentah dari cadangan darurat mereka selama empat bulan ke depan. Langkah ini diambil guna menekan lonjakan harga bahan bakar yang kian membebani ekonomi global.Para pemimpin G7 juga sepakat untuk menahan diri dari pembatasan ekspor energi dan produk turunannya antarsesama anggota G7. Mereka menyerukan kepada negara produsen minyak agar menghindari tindakan yang dapat memperburuk ketegangan pasar.Presiden AS Donald Trump sebelumnya sempat mengancam akan melarang ekspor diesel dari AS jika negara-negara Eropa menolak menggelontorkan lebih banyak cadangan energi mereka ke pasar.“Eropa baru saja setuju untuk melepaskan sejumlah besar stok minyak diesel mereka. Prosesnya akan segera dimulai,” tulis Trump melalui akun media sosialnya.Harga minyak mentah Brent sebagai patokan global sempat turun di bawah USD 100 per barel, sebelum kembali menguat ke kisaran USD 102 per barel pada Jumat malam.Sebagai pembanding, sebelum AS dan Israel menginvasi Iran, harga minyak Brent berada di kisaran USD 73 per barel.Sementara itu, minyak mentah acuan AS diperdagangkan di dekat level USD 92 per barel pada Jumat, setelah sempat menyentuh posisi terendah dalam sebulan di level USD 88,06 per barel pada awal sesi perdagangan.