Ilustrasi anak dengan ADHD. Foto: myboys.me/ShutterstockAnak sulit diam, sering berpindah aktivitas, banyak bicara, atau terlihat tidak memerhatikan belum tentu mengalami ADHD. Beberapa perilaku tersebut juga dapat muncul pada anak gifted. Psikolog klinis anak dan keluarga Roslina Verauli menjelaskan bahwa ADHD perlu dilihat dari gejala intinya.“Ciri ADHD adalah gejala inti berupa kesulitan mempertahankan perhatian yang menetap, hiperaktivitas dan/atau impulsivitas, serta kesulitan regulasi fungsi eksekutif,” jelas Roslina saat dihubungi kumparanMOM beberapa waktu lalu.Pada ADHD, kesulitan fungsi eksekutif dapat terlihat ketika anak sulit memulai, mengatur, mempertahankan, dan menyelesaikan tugas. Kesulitan organisasi dan pengelolaan tugas juga dapat muncul.Psikolog: Penegakan ADHD Harus Melalui Observasi AhliIlustrasi anak dengan ADHD. Foto: japansainlook/ShutterstockGejala ADHD perlu dilihat ketika muncul di lebih dari satu situasi atau setting. Selain itu, gejala perlu menimbulkan dampak bermakna pada fungsi akademik, sosial, keluarga, atau kehidupan lainnya.Riwayat perkembangan juga menjadi bagian dari asesmen. Riwayat anak dapat ditinjau mulai dari periode perinatal, masa kanak-kanak, prasekolah, hingga masa sekolah.Pada usia 4 tahun, evaluasi klinis gejala ADHD sudah dapat dilakukan dengan mempertimbangkan laporan orang tua dan guru atau pengasuh, observasi klinis, riwayat perkembangan, serta dampak terhadap fungsi anak.“Orang tua tidak dapat mendiagnosis ADHD hanya berdasarkan tanda-tanda kecil yang ambigu. Diagnosis perlu melalui asesmen oleh profesional,” tambah Roslina.Beberapa penanda perkembangan juga dapat terlihat sejak awal kehidupan, seperti regulasi tidur, regulasi diri, regulasi sensorik, temperamen, tingkat aktivitas, serta perkembangan motorik dan bicara. Namun, penanda tersebut tidak spesifik untuk ADHD.Karena itu, satu atau dua perilaku yang terlihat pada anak tidak cukup untuk menentukan adanya ADHD. Gejala, riwayat perkembangan, kemunculan di lebih dari satu setting, dan dampaknya terhadap fungsi anak perlu menjadi bagian dari penilaian.