Irjen Pol Asep Safrudin. Foto: Instagram/ @spripimpoldakepriPolri melakukan rotasi sejumlah perwira tinggi dalam mutasi yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./202 6 tertanggal 2 Oktober 2026.Salah satu posisi strategis yang berganti ialah Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri. Dalam mutasi tersebut, Irjen Asep Safrudin ditunjuk untuk menduduki jabatan Kabareskrim Polri.Asep Safrudin bukan sosok baru di lingkungan reserse Polri. Ia memiliki pengalaman di sejumlah jabatan yang berkaitan dengan penyelidikan dan penegakan hukum, termasuk pernah bertugas di Bareskrim Polri.Asep merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1993. Ia lahir di Bogor, Jawa Barat, pada 15 Juni 1969. Ia berasal dari Sibanteng, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.Sebelum ditunjuk sebagai Kabareskrim, Asep menjabat sebagai Kapolda Kepulauan Riau. Ia mulai dipercaya memimpin Polda Kepri pada 2025 setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Kepri.Sosok Irjen Asep SafrudinBrigjen Pol Asep Safrudin (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan di Makopolda Kepri, Selasa (14/1/2025). Foto: Laily Rahmawaty/ANTARAKarier Asep di kepolisian banyak diwarnai penugasan di bidang reserse dan sejumlah posisi strategis di kewilayahan maupun Mabes Polri.Berikut sejumlah jabatan yang pernah diembannya:- Kasat III Ditnarkoba Polda Metro Jaya (2010)- Kapolres KP3 Tanjung Priok (2011)- Kapolres Bogor (2012)- Wakapolres Metro Jakarta Barat (2014)- Kapolresta Barelang (2014)- Dirresnarkoba Polda Banten (2016)- Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri (2017)- Wadirtipidsiber Bareskrim Polri (2018)- Karobindiklat Lemdiklat Polri (2019)- Wakapolda Kalimantan Barat (2020)- Wakapolda Kepulauan Riau (2023)- Kapolda Kepulauan Riau (2025)- Kabareskrim Polri (2026)Brigjen Pol Asep Safrudin (tengah). Foto: Laily Rahmawaty/ANTARARiwayat tersebut menunjukkan Asep pernah bertugas di sejumlah direktorat yang menangani kejahatan narkotika dan siber. Ia juga memiliki pengalaman sebagai pimpinan kepolisian di sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan Barat dan Kepulauan Riau.Saat menjabat Kapolda Kepri, Asep juga menangani sejumlah isu penegakan hukum di wilayah perbatasan. Pada September 2026, misalnya, Polda Kepri memperkuat kerja sama dengan kepolisian Malaysia dalam menghadapi kejahatan lintas negara seperti perdagangan orang, narkotika, penyelundupan, serta pertukaran informasi.Dengan penunjukan sebagai Kabareskrim, Asep kini kembali mendapat penugasan di tingkat Mabes Polri. Jabatan tersebut merupakan salah satu posisi strategis dalam penegakan hukum karena Bareskrim menangani penyelidikan dan penyidikan berbagai tindak pidana di tingkat nasional.Asep juga memiliki pengalaman sebelumnya di Bareskrim, antara lain sebagai Kasubdit II Dittipidsiber dan Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.Penunjukan Asep sebagai Kabareskrim menjadi bagian dari rangkaian mutasi 88 Pati dan Pamen Polri yang dilakukan pada awal Oktober 2026 ini.