Pebalap tim Mercedes George Russell saat sesi laltihan F1 Grand Prix Barcelona di Circuit de Catalunya, Montmelo, Barcelona, Sabtu (31/5/2025). Foto: Juan Medina/REUTERSTim Formula 1 Mercedes menguji paket pembaruan mobil terbaru mereka pada sesi kualifikasi Grand Prix Bahrain di Sirkuit Sepang Malaysia akhir pekan ini. Hasil uji coba tersebut justru memicu kebingungan besar setelah para pembalap mereka gagal mengamankan posisi start terdepan. Tim raksasa ini kini harus bekerja keras menganalisis data untuk memahami anomali performa mobil yang tidak biasa tersebut.Keluhan Toto Wolff Terkait Karakteristik MobilBos Mercedes Toto Wolff mengungkapkan keheranannya terhadap perubahan perilaku jet darat setelah dipasangi paket komponen baru. Mobil tersebut mendadak terasa sangat lambat di lintasan lurus dan mengalami gejala understeer parah saat melintasi tikungan lambat. Hal ini menjadi fenomena aneh karena mereka belum pernah menghadapi masalah serupa sepanjang musim ini.Wolff menegaskan bahwa kemunduran ini bukan disebabkan oleh tim lawan yang sengaja menyimpan potensi terbaik mereka selama sesi latihan bebas. Melalui pernyataan resminya, ia berkomitmen untuk meneliti seluruh data balap secara mendalam bersama para teknisi tim. “Ada hal lain yang sedang terjadi dan kami harus memahaminya karena kami masih percaya bahwa pembaruan ini berfungsi dengan baik,” ujar Wolff kepada media setempat.Dilema George Russell Mengenai Keakuratan DataPembalap Mercedes George Russell mengonfirmasi bahwa seluruh simulasi angka menunjukkan adanya peningkatan performa dari paket pembaruan tersebut. Kendati demikian, hasil kualifikasi yang menempatkannya di posisi kedelapan membuktikan adanya perbedaan nyata antara teori dan kenyataan di lintasan. Pembalap asal Inggris tersebut menilai hasil di Sepang sangat mengecewakan bagi tim.Russell juga berandai-andai bahwa hasil buruk ini bisa saja dipengaruhi oleh karakteristik spesifik dari Sirkuit Sepang itu sendiri. Ia menyayangkan ketiadaan kesempatan untuk melakukan uji coba komparasi secara langsung demi membandingkan performa mobil lama dengan versi baru. “Sebagai sebuah tim, kami belum mengalami balapan yang buruk sepanjang musim ini, tetapi kualifikasi kali ini jelas sangat mengecewakan,” ungkap Russell saat mengevaluasi hasil balapan.Fokus Kimi Antonelli Menjaga Posisi KlasemenRekan satu timnya Kimi Antonelli yang saat ini memimpin klasemen sementara juga merasakan kebingungan serupa terkait rentang pengoperasian mobil baru. Pembalap muda tersebut merasakan performa mobil sangat kuat di tikungan berkecepatan tinggi namun melemah drastis di area lambat. Ia berharap balapan berikutnya di Singapura dapat memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai efektivitas paket komponen baru ini.Di sisi lain, Antonelli memilih untuk mengalihkan fokusnya pada manajemen ban belakang demi mengamankan poin penting saat balapan utama. Ia menegaskan tidak akan menyerah begitu saja dan siap bertarung memperebutkan podium jika kesempatan tersebut terbuka lebar. “Jika kami bisa berjuang untuk meraih kemenangan itu sangat bagus, tetapi jika kami harus puas di posisi ketiga atau keempat kami akan menerimanya,” tutur Antonelli optimistis.