Ilustrasi obat pengontrol berat badan. Foto: dok. IstimewaMenjaga berat badan tidak selalu cukup dilakukan dengan mengatur pola makan dan berolahraga. Pada sebagian orang dengan obesitas atau kelebihan berat badan yang disertai kondisi kesehatan tertentu, dokter dapat mempertimbangkan terapi medis sebagai bagian dari pengelolaan berat badan.Salah satu terapi yang digunakan adalah obat dari golongan agonis reseptor GLP-1. Kelompok obat ini bekerja dengan meniru hormon alami tubuh yang ikut berperan dalam mengatur rasa lapar, rasa kenyang, dan gula darah.Semaglutide merupakan salah satu zat aktif dalam golongan tersebut. Di Indonesia, semaglutide tersedia dalam beberapa merek dengan fungsi yang berbeda, termasuk Wegovy yang digunakan untuk pengelolaan berat badan pada kelompok pasien tertentu.Apa Itu GLP-1 dan Bagaimana Cara Semaglutide Bekerja? GLP-1 atau glucagon-like peptide-1 merupakan hormon yang secara alami diproduksi tubuh, terutama di usus. Hormon ini berperan dalam sejumlah proses, termasuk membantu mengatur gula darah serta memengaruhi nafsu makan.Semaglutide termasuk dalam golongan agonis reseptor GLP-1, yaitu obat yang bekerja dengan meniru sebagian fungsi hormon tersebut di dalam tubuh.Semaglutide dirancang agar dapat bekerja lebih lama. Pada Wegovy, obat diberikan melalui suntikan sekali seminggu sesuai dosis dan jadwal yang ditentukan dokter.Dalam pengelolaan berat badan, semaglutide bekerja pada bagian otak yang berhubungan dengan pengaturan nafsu makan sehingga dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar. Obat ini juga memperlambat pengosongan lambung agar rasa kenyang bertahan lebih lama. Kombinasi kedua efek ini membantu mengurangi asupan kalori secara alami, tanpa mengandalkan pembatasan makan yang ekstrem.Wegovy di Antara Sediaan Semaglutide LainSemaglutide dipasarkan dalam beberapa merek dengan bentuk sediaan serta indikasi yang berbeda, meskipun mengandung zat aktif yang sama.Perbedaan Sediaan Semaglutide Berdasarkan MerekWegovyBentuk: InjeksiIndikasi Utama: Pengelolaan berat badanOzempicBentuk: InjeksiIndikasi Utama: Diabetes tipe 2RybelsusBentuk: Tablet oralIndikasi Utama: Diabetes tipe 2Wegovy menjadi obat anti-obesitas berbasis semaglutide yang secara khusus disetujui BPOM untuk indikasi ini di Indonesia, sementara Ozempic dan Rybelsus tetap diresepkan terutama untuk pengendalian gula darah pada diabetes tipe 2.Perbedaan indikasi ini turut memengaruhi dosis yang digunakan pada masing-masing produk.Manfaat Semaglutide dalam Wegovy di Luar Penurunan Berat BadanStudi SELECT menunjukkan manfaat kardiovaskular yang terkonfirmasi pada penggunaan semaglutide bagi orang dewasa dengan penyakit kardiovaskular yang sudah ada, serta manfaat pada kondisi perlemakan hati (MASH) pada populasi tertentu.Pada Agustus 2025, FDA di Amerika Serikat menyetujui penggunaan semaglutide untuk orang dewasa dengan MASH yang sudah mengalami fibrosis tingkat sedang hingga lanjut, menjadikannya obat golongan agonis GLP-1 pertama yang disetujui untuk indikasi tersebut.Semaglutide dalam Keluarga Besar GLP-1Semaglutide bukan satu-satunya obat dalam golongan agonis reseptor GLP-1. Ada beberapa obat lain dalam kelompok yang sama, antara lain liraglutide dan dulaglutide.Meski berada dalam golongan serupa, masing-masing obat memiliki struktur molekul, cara pemberian, frekuensi penggunaan, dan profil klinis yang berbeda.Liraglutide, misalnya, digunakan untuk diabetes maupun pengelolaan berat badan dan diberikan melalui suntikan harian. Sementara itu, dulaglutide umumnya digunakan untuk diabetes tipe 2 dan diberikan melalui suntikan sekali seminggu.Karena karakteristik dan indikasi setiap obat berbeda, pemilihan terapi perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing individu melalui konsultasi dengan dokter.Efek Samping dan Hal yang Perlu DiperhatikanSeperti obat lainnya, penggunaan semaglutide dapat menimbulkan efek samping. Keluhan yang paling umum berkaitan dengan saluran pencernaan, seperti mual, muntah, diare, atau sembelit.Keluhan tersebut dapat muncul terutama pada fase awal penggunaan maupun ketika dosis obat dinaikkan secara bertahap.Wegovy sebaiknya tidak digunakan oleh orang yang memiliki riwayat alergi serius terhadap semaglutide atau bahan lain dalam obat. Ada pula sejumlah kondisi kesehatan yang perlu disampaikan kepada dokter sebelum terapi dimulai.Di antaranya adalah riwayat gangguan pankreas atau pencernaan tertentu, gangguan tiroid tertentu, serta kondisi kehamilan, rencana kehamilan, atau menyusui.Karena itu, penggunaan Wegovy perlu didahului dengan evaluasi medis untuk memastikan kesesuaiannya dengan kondisi masing-masing pasien.Harga dan Ketersediaan Wegovy di IndonesiaWegovy mendapatkan izin edar dari BPOM pada Juni 2024 sebagai obat untuk pengelolaan berat badan pada kelompok pasien tertentu.Obat ini dapat diperoleh melalui apotek maupun layanan kesehatan resmi dengan resep dokter.Harga Wegovy dosis awal 0,25 mg mulai dari sekitar Rp 3.139.100 per pen. Harga dapat berbeda tergantung dosis, apotek, serta wilayah.Penggunaan Wegovy dilakukan dengan peningkatan dosis secara bertahap dalam beberapa minggu. Karena tergolong obat keras dan memerlukan pengaturan dosis, pembelian dan penggunaannya perlu dilakukan melalui jalur resmi serta berdasarkan resep dokter.Pentingnya Pengawasan Dokter dalam Penggunaan WegovyPenggunaan Wegovy melibatkan penyesuaian dosis secara bertahap, pemantauan efek samping, serta evaluasi terhadap respons tubuh selama terapi berlangsung.Karenanya, penggunaannya tidak dilakukan tanpa pengawasan medis. Dokter perlu mempertimbangkan kondisi kesehatan, riwayat penyakit, obat lain yang sedang digunakan, serta respons pasien terhadap terapi.Dalam pengelolaan berat badan, pendampingan juga dapat melibatkan tenaga kesehatan lain, termasuk ahli gizi, untuk membantu menyesuaikan pola makan dengan kebutuhan masing-masing individu.Program seperti Halofit by Halodoc menyediakan pendampingan yang menggabungkan konsultasi dokter, dukungan ahli gizi, serta pemantauan berkala selama program berlangsung.Tahu terkait terapi pengelolaan berat badan yang sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing? Konsultasi dengan dokter dapat menjadi langkah awal. Melalui Halofit by Halodoc, pengguna juga dapat memperoleh pendampingan dokter dan meal plan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu.