Alessandro Bastoni Bungkam Publik Paris dan Buktikan Ketangguhan Italia

Wait 5 sec.

Pemain Timnas Italia, Alessandro Bastoni (kanan). Foto: Andreas Solaro/Pool/REUTERSBek tim nasional Italia Alessandro Bastoni menyelamatkan wajah negaranya setelah mencetak gol penyeimbang dalam laga krusial UEFA Nations League di Paris pekan ini. Bek tengah asal klub Inter Milan tersebut sukses membalas gol pembuka dari Michael Olise untuk memaksakan hasil imbang satu sama.Hasil ini sekaligus menandai kembalinya sang bek ke skuad Azzurri setelah sempat absen lama akibat kartu merah fatal pada laga play-off terdahulu. Ia pun kini menjelma menjadi salah satu pencetak gol tersubur dalam era kepelatihan Roberto Mancini.Ambisi Merusak Pesta Tuan RumahTim asuhan Roberto Mancini datang ke Stade de France dengan tekad besar untuk merusak rencana perayaan kemenangan kubu tuan rumah. Bastoni mengungkapkan bahwa seluruh anggota skuad berjuang ekstra keras dan menderita bersama demi mempertahankan kedisiplinan taktik sepanjang pertandingan.“Pertandingan ini sangat sulit dan kami sudah mengetahuinya, tetapi saya sangat senang dengan performa tim keseluruhan,” ujar Bastoni kepada RAI Sport. Ia menambahkan bahwa fokus utamanya setelah mencetak gol adalah memastikan lini pertahanan mereka tidak kebobolan lagi oleh gempuran pemain bintang Prancis.Ketahanan Mental Menghadapi KritikPemain berusia 25 tahun tersebut sempat diterpa badai kritik dan spekulasi transfer yang kencang mengenai masa depannya di Serie A. Kendati demikian, ia menolak untuk membiarkan momen-momen sulit tersebut merusak karier profesionalnya yang kini telah melampaui 300 pertandingan.“Saya tidak menyangka bisa mencetak dua gol, namun saya tidak pernah kehilangan kepercayaan diri,” tutur bek bertubuh jangkung tersebut saat merefleksikan kebangkitannya. Dirinya juga mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada pihak keluarga karena selalu memberikan dukungan moral pada masa-masa sulit.Sinyal Bahaya untuk Rival EropaSejarah mencatat bahwa tim nasional Prancis selalu kesulitan menjaga kesucian gawang mereka dari serangan Italia sejak pertemuan terakhir pada September 2007 silam. Keunggulan jumlah pemain setelah Dayot Upamecano menerima kartu merah pada menit-menit akhir bahkan hampir membuat tim tamu mencuri kemenangan penuh.“Kami sangat memercayai peluang kemenangan sejak awal pertandingan dimulai,” ucap Bastoni menutup sesi wawancaranya dengan optimistis. Hasil imbang di Paris ini menjadi modal berharga bagi skuad Azzurri untuk menghadapi rangkaian pertandingan UEFA Nations League berikutnya.