Drone kamikaze buatan Iran, Shahed-136 di tengah serangan Rusia ke Ukraina, di Kyiv, Ukraina 17 Oktober 2022. Foto: Roman Petushkov/REUTERSGarda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan bahwa mereka telah berhasil menghantam sejumlah Pangkalan Amerika Serikat (AS) di Bahrain. Ini adalah balasan Iran, karena serangan AS yang ingin membalas usai helikopter serbu Apache mereka ditembak di kawasan Iran. "Rezim AS, si penghasut perang, telah menyerang sejumlah titik di Jask, Sirik dan Qeshm pagi-pagi tadi. Mereka merusak tiang-tiang telekomunikasi di Sirik, dan menghancurkan 2 tanki air di kota itu," kata IRGC, lewat pemberitaan media Iran yang dikutip AFP, Rabu (10/6). "Untuk merespons hal itu, IRGC telah melepaskan serangan drone ke pangkalan Armada ke-5 AS di Bahrain, pada Rabu dinihari tadi," katanya IRGC."Kami akan meningkatkan serangan, jika kami terus diserang," ucap mereka. Menlu Iran Abbas Araghchi juga sudah mewanti-wanti AS jika terus melakukan serangan. Mereka tak akan tinggal diam.Melalui akun X resminya, Araghchi memperingatkan bahwa Iran siap membalas setiap tindakan militer AS. "Meskipun mereka sudah kalah di medan tempur, AS kembali ingin menguji determinasi kami. Angkatan Bersenjata kami yang perkasa, tidak akan membiarkan serangan ini tak terjawab. Pergi dari wilayah kami kalau ingin selamat," kata Araghchi.