Presiden Tiongkok Xi Jinping berjabat tangan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di sela kunjungan negaranya ke Pyongyang, Korea Utara, Senin (8/6/2026). Foto: KCNA/via REUTERSPresiden China Xi Jinping melakukan kunjungan ke Korea Utara dan bertemu langsung dengan pemimpin Kim Jong-un di Pyongyang, Senin (8/6). Dalam lawatan luar negeri pertamanya pada 2026 itu, Xi menegaskan komitmennya untuk mempererat hubungan kedua negara dan membawa kerja sama bilateral ke tingkat yang lebih tinggi.Pertemuan Xi dan Kim menghasilkan sejumlah kesepahaman strategis, mulai dari penguatan komunikasi politik, perluasan kerja sama ekonomi, peningkatan hubungan antarmasyarakat, hingga koordinasi di bidang keamanan. Xi juga menegaskan bahwa persahabatan tradisional antara China dan Korea Utara akan tetap terjaga terlepas dari perubahan situasi internasional.Xi Jinping Tiba di Pyongyang, Disambut Langsung Kim Jong-unPresiden China Xi Jinping tiba di Pyongyang, Korea Utara, pada Senin (8/6).“Kebijakan China yang teguh adalah mengembangkan hubungan dengan Korea Utara dan keduanya akan memperkuat pertukaran di semua bidang,” kata Xi pada media Korut Rodong Sinmun seperti dikutip Reuters. Presiden Tiongkok Xi Jinping berjalan bersama pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dalam upacara penyambutan di sela kunjungan negaranya di Lapangan Kim Il Sung, Pyongyang, Korea Utara, Senin (8/6/2026). Foto: KCNA/via REUTERSDalam lawatan luar negeri pertamanya pada 2026, Xi dijadwalkan bertemu pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un.Menurut laporan media Korea Utara, Xi menyebut hubungan Beijing dan Pyongyang memasuki fase awal sejarah baru melalui lawatan tersebut.“Kita harus menentang hegemoni, otoritarianisme, dan semua upaya serta konspirasi untuk menghidupkan kembali militerisme yang membahayakan keamanan dan stabilitas regional,” tambahnya. 4 Hasil Utama Pertemuan Xi Jinping dan Kim Jong-un di PyongyangPresiden China Xi Jinping dan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un menghasilkan sejumlah kesepahaman strategis dalam pertemuan bilateral di Pyongyang selama dua hari."Saya bersedia bekerja sama untuk membawa hubungan kedua negara ke tingkat yang baru," kata Xi.Berikut adalah empat poin tersebut:Perkuat Komunikasi dan Kepercayaan PolitikXi Jinping menegaskan pentingnya menjaga komunikasi langsung antara para pemimpin China dan Korea Utara sebagai fondasi utama hubungan kedua negara. Beijing dan Pyongyang juga sepakat mempertahankan pertukaran tingkat tinggi serta memperluas komunikasi antarlembaga partai dan pemerintahan."Pertukaran strategis antara para pemimpin kedua negara adalah kekuatan terbesar hubungan China-Korea Utara," kata Xi.Kim Jong-un menyambut usulan tersebut dan menegaskan bahwa hubungan dengan China akan tetap menjadi prioritas bagi Korea Utara.Kim Jong-un mengatakan hubungan kedua negara merupakan "pilihan strategis yang tidak berubah" bagi Pyongyang.Presiden Tiongkok Xi Jinping dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un duduk berhadapan saat melakukan pembicaraan di sela kunjungan negaranya ke Pyongyang, Korea Utara, Senin (8/6/2026). Foto: KNCA/via ReutersPerluas Kerja Sama Ekonomi dan PembangunanPertemuan Xi dan Kim menghasilkan kesepakatan untuk memperluas kerja sama ekonomi yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat kedua negara. Sejumlah sektor menjadi fokus kerja sama, mulai dari perdagangan, pertanian, konstruksi, kesehatan, hingga sains dan teknologi.Xi menekankan bahwa kerja sama bilateral harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat kedua negara dan mendorong peningkatan kerja sama praktis di berbagai bidang."Kedua negara harus berpegang pada tujuan memberikan manfaat bagi rakyat dan meningkatkan tingkat kerja sama praktis," ujar Xi.Selain itu, Xi juga mendorong peningkatan mobilitas masyarakat melalui pembukaan kembali perbatasan dan layanan transportasi lintas negara.Pererat Hubungan AntarmasyarakatXi secara khusus menyoroti pentingnya menjaga dan mewariskan hubungan historis China-Korea Utara kepada generasi muda. Kedua negara sepakat memperluas pertukaran budaya dan hubungan antarmasyarakat guna memperkuat fondasi hubungan jangka panjang.Menurut Xi, persahabatan yang terjalin antara kedua negara memiliki nilai sejarah yang penting dan harus terus dijaga."Persahabatan tradisional yang ditempa dengan darah adalah aset berharga bersama bagi rakyat kedua negara," kata Xi.Sebagai tindak lanjut, kedua negara akan merawat situs-situs peringatan Tentara Sukarelawan Rakyat China di Korea Utara serta memperkuat pendidikan sejarah dan nilai-nilai revolusioner bagi generasi muda.Tingkatkan Koordinasi Strategis dan KeamananSelain kerja sama ekonomi dan sosial, Xi dan Kim sepakat meningkatkan koordinasi strategis dalam menjaga kepentingan nasional masing-masing. Xinhua melaporkan Xi menyerukan penguatan kerja sama di bidang diplomasi, penegakan hukum, dan militer.Xi menegaskan bahwa kedua negara perlu menjaga kedaulatan dan keamanan nasional di tengah dinamika kawasan dan global yang terus berkembang."China dan Korea Utara harus dengan tegas menjaga kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunan masing-masing," kata Xi.Sementara itu, Kim kembali menegaskan dukungan Korea Utara terhadap prinsip "Satu China", termasuk posisi dan kepentingan nasional Beijing terkait Taiwan. Menurut Kim, pengembangan hubungan Korut-China akan tetap menjadi salah satu prioritas strategis utama negaranya.Presiden Tiongkok Xi Jinping duduk di samping pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat menghadiri sebuah pertunjukan di Stadion Indoor Pyongyang di sela kunjungan negaranya di Pyongyang, Korea Utara, Senin (8/6/2026). Foto: KCNA/via REUTERSXi Jinping Temui Kim Jong-un, Janji Bawa Hubungan ke Tingkat BaruPresiden China Xi Jinping menyatakan siap membawa hubungan negaranya dengan Korea Utara (Korut) ke "tingkat baru" saat bertemu pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Pyongyang, Senin (8/6)."Saya bersedia bekerja sama untuk membawa hubungan kedua negara ke tingkat yang baru," kata Xi, menurut kantor berita Xinhua. Kunjungan Xi merupakan lawatan pertamanya ke Korut sejak 2019 dan menjadi perjalanan luar negeri pertamanya pada 2026.Dalam pertemuan bilateral, Xi menegaskan komitmennya untuk mempererat hubungan kedua negara."Tak peduli bagaimana situasi internasional berubah, persahabatan tradisional antara China dan Korea Utara tidak akan berubah," ujarnya.