Prabowo Perintahkan Evaluasi Buku Ajar, Mendikdasmen Bentuk Tim Khusus

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti segera membentuk tim khusus untuk mengevaluasi buku ajar di sekolah.Instruksi itu disampaikan dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Presiden meminta tim tersebut menyesuaikan materi pembelajaran dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman.Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah ingin meningkatkan kualitas buku pelajaran agar mampu bersaing dengan negara lain.Selain membahas buku ajar, Prabowo juga menyoroti revitalisasi sekolah serta peningkatan kesejahteraan dan kualitas guru.Dalam rapat tersebut, Abdul Mu'ti melaporkan perkembangan program pendidikan, termasuk revitalisasi sekolah, distribusi papan tulis pintar (IFP), dan pengembangan sekolah terintegrasi.Pemerintah menargetkan revitalisasi 11.744 satuan pendidikan pada 2026. Saat ini, sekitar 70 persen proyek telah berjalan dan sebagian sekolah ditargetkan selesai pada Juli–Agustus 2026 untuk mendukung tahun ajaran baru.Abdul Mu'ti menegaskan program revitalisasi memberi manfaat besar bagi masyarakat, terutama di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Pemerintah juga mempercepat perbaikan sekolah negeri dan swasta sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional. (*)