Musisi hipdut Tenxi tampil pada AntiNRML Tour 2026 Jakarta di Bengkel Space SCBD, Minggu (26/4/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan @kumparanplay Industri musik digital di Indonesia tengah mengalami pergeseran, musik lokal kini mendominasi telinga pendengar domestik secara masif. Data grafik Top Artists di Spotify, misalnya, turut mendukung argumen ini. Sejak November 2021, jumlah artis lokal yang masuk dalam daftar unggulan Spotify Indonesia konsisten naik dari angka 20-an menjadi hampir 40 artis. Tapi kalau genrenya sendiri, apa sih yang paling diminati? Simak dalam konten berikut! 📸: Dok. Shutterstock/Ilustrasi. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | kpopdiri | entertaintment | infog | R120 | E022 | E158 | V175 #bicarafaktalewatberita #kumparan ♬ original sound - kumparanPLAY - @kumparanplay Industri musik digital di Indonesia tengah mengalami pergeseran yang luar biasa. Berdasarkan data yang dihimpun dari Spotify, terlihat fenomena di mana musik lokal kini mendominasi telinga pendengar domestik secara masif. Tren ini berbanding terbalik dengan popularitas musik Barat dan K-Pop yang justru longsor secara kuantitas di tangga lagu terpopuler. Data menunjukkan, ada titik balik signifikan antara tahun 2019 dan 2020. Sebelum periode tersebut, lagu-lagu dari Amerika Serikat secara konsisten mendominasi pasar Indonesia. Namun, sejak 2020 hingga proyeksi Mei 2026, dominasi lagu Indonesia meroket tajam hingga menyentuh angka hampir 50 lagu di daftar teratas. Sementara itu, lagu-lagu Barat terus merosot drastis hingga berada di angka di bawah 10 lagu. Menanggapi fenomena ini, Aldo Sianturi sebagai konsultan bisnis musik dan pengamat musik, menyebut penurunan ini bukan berarti musik luar negeri tidak lagi diminati, melainkan karena ada perubahan cara konsumsi. Ia menjelaskan, di era digital ini, algoritma membuat individu hidup dalam "dunia musiknya" sendiri, sehingga dominasi satu genre besar tidak lagi sekaku dulu. Selain faktor kualitas produksi, karakter pendengar Indonesia yang sangat emosional memainkan peran kunci. Berdasarkan analisis Aldo, masyarakat cenderung mencari lagu yang mampu mewakili perasaan atau kisah hidup mereka. Industri musik Indonesia sedang berada di masa keemasannya. Ketergantungan terhadap musik Barat dan global telah berkurang secara drastis dalam lima tahun terakhir. Jika tren terus berlanjut hingga akhir tahun 2026, Indonesia akan memiliki pasar musik yang sangat mandiri. Musisi lokal bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan telah menjadi tuan rumah di platform streaming negeri sendiri, mengungguli raksasa global dari Amerika maupun Korea Selatan. 📸: Dok. kumparan/Jamal & Dzaki, Antara Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | kpopdiri | entertainment | videonews | R158 | R376 | E022 | V368 #bicarafaktalewatberita #kumparan ♬ original sound - kumparanPLAY - kumparanPLAY @kumparanplay Jadi fandom K-Pop sejak 2011, kini beralih ke musik hipdut. Rafifah Ulayya, bisa dibilang sebagai "penggemar sepuh" K-Pop. Namun, di tahun 2026, ia tak lagi aktif menjadi bagian dari fandom K-Pop tertentu. Kini, perempuan 23 tahun itu lebih sering mendengarkan musik Barat dan Indonesia. Khususnya lagu bergenre hipdut, perpaduan hip-hop, trap, EDM, dan dangdut. Rafifah pun buka-bukaan soal fenomena musik K-Pop yang mulai ditinggalkan penggemarnya di RI. Katanya, salah satu sebabnya karena kultur fandom bisa bikin sebagian orang tak nyaman. Akhirnya, banyak orang pilih jadi casual listener saja. Rafifah bilang konsep yang dibawa musik K-Pop cenderung stagnan dan kurang beragam. Lalu, musik K-Pop yang mulai kebarat-baratan dianggap bentuk hilangnya identitas, bikin penggemar bingung. Sebaliknya, musik Indonesia dinilai terus berinovasi tanpa kehilangan karakter dan identitasnya. Data historis Top 50 Songs dan Top 50 Artists Spotify Indonesia pun menunjukkan gaung K-Pop yang sempat besar, kini tak seramai beberapa tahun lalu. Jumlah konser K-Pop di Indonesia juga tercatat mengalami penurunan. 📸: Dok. Istimewa, kumparan/Iqbal Firdaus, kumparan/Ela Nurlaela, kumparan/Dzaki Fadilah, kumparan, Antara. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | kpopdiri | entertainment | svl | R169 | E080 | V179 | V165 #bicarafaktalewatberita #kumparan ♬ original sound - kumparanPLAY - kumparanPLAY