Indonesia Tegaskan Proses Perdamaian Myanmar Harus Dimiliki dan Dipimpin Sendiri oleh Rakyat Myanmar

Wait 5 sec.

Sugiono menyampaikan pesan Presiden RI Prabowo Subianto yang menegaskan dukungan Indonesia terhadap upaya penyelesaian konflik dan stabilitas di Myanmar, seraya menyatakan bahwa Indonesia siap bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan di Myanmar demi tercapainya dialog untuk menyelesaikan konflik secara damai. Indonesia juga menegaskan keyakinan bahwa proses perdamaian harus dimiliki dan dipimpin oleh Myanmar sendiri, serta menekankan pentingnya implementasi Five-Point Consensus sebagai kerangka bersama ASEAN dalam mendukung penyelesaian situasi di Myanmar.Selain bertemu Presiden Myanmar, Sugiono juga mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Myanmar U Tin Maung Swe untuk membahas berbagai isu bilateral dan kawasan, termasuk peluang memperkuat kerja sama di bidang ekonomi, pendidikan, dan hubungan antarmasyarakat kedua negara.Kunjungan Sugiono ini merupakan bagian dari keterlibatan berkelanjutan negara-negara ASEAN dalam mendukung perdamaian dan stabilitas di Myanmar, menyusul kunjungan serupa yang telah dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Filipina, Thailand, dan Malaysia. Indonesia dan Myanmar yang telah menjalin hubungan diplomatik sejak 1949 juga tercatat sebagai penggagas Konferensi Asia-Afrika (KAA) pada 1955 yang memperkuat solidaritas dan kerja sama negara-negara berkembang.