Pemerintah Perkuat Pengawasan Ekspor CPO Melalui DSI

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan pemerintah menerapkan ekspor CPO satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) untuk mengamankan penerimaan negara dari sektor kelapa sawit.Menurutnya, pemerintah tidak menggunakan DSI untuk mencari keuntungan, melainkan untuk memperkuat pengawasan ekspor dan mencegah praktik manipulasi data, under invoicing, serta transfer pricing yang berpotensi mengurangi pajak dan pungutan negara.Sudaryono menyatakan DSI akan menghadirkan sistem yang lebih transparan sehingga pemerintah dapat memantau volume dan nilai ekspor sawit secara lebih akurat.Ia juga menegaskan pelaku usaha yang mematuhi aturan ekspor tidak perlu khawatir dengan kebijakan tersebut. Pemerintah berharap pengawasan yang lebih ketat dapat menekan kebocoran penerimaan negara sekaligus memperbaiki tata kelola industri kelapa sawit nasional.Sementara itu, Kementerian Pertanian tetap fokus meningkatkan produksi dan menjaga harga tandan buah segar (TBS) agar petani sawit memperoleh manfaat yang lebih optimal. (*)