KDKMP Mampu Hemat Pengeluaran Keluarga Hingga Rp33 Triliun

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan membantu menghemat pengeluaran kebutuhan pokok, seperti LPG dan minyak goreng. Melalui program ini, masyarakat berpotensi menghemat hingga Rp33 triliun per tahun.“Harga LPG di pasaran saat ini sekitar Rp20.000 per tabung ukuran 3 kg, sedangkan di koperasi Rp16.000. MinyaKita biasanya di pasaran Rp21.000, di koperasi Rp15.700,” kata Qodari dalam konferensi pers di Auditorium Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu.Qodari menilai selisih harga tersebut sangat membantu rumah tangga Indonesia. Rata-rata keluarga yang terdiri dari empat anggota mengonsumsi sekitar empat tabung LPG dan empat liter minyak goreng setiap bulan.Ia merujuk data Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) yang mencatat sekitar 74 juta keluarga di Indonesia pada 2025.Dengan jumlah keluarga dan tingkat konsumsi tersebut, KDKMP dapat menekan pengeluaran rumah tangga secara signifikan.“Masyarakat sebenarnya dapat menghemat sekitar Rp33 triliun dalam satu tahun,” ujar Qodari.Qodari menjelaskan perhitungan penghematan LPG berdasarkan penggunaan empat tabung per keluarga setiap bulan yang dikalikan 12 bulan, 74 juta keluarga, dan selisih harga Rp4.000 per tabung. Dari perhitungan tersebut, masyarakat dapat menghemat sekitar Rp14,2 triliun.Qodari juga menghitung potensi penghematan minyak goreng berdasarkan konsumsi empat liter per keluarga setiap bulan yang dikalikan 12 bulan, 74 juta keluarga, dan selisih harga Rp5.300 per liter. Perhitungan itu menunjukkan masyarakat dapat menghemat hingga Rp18,82 triliun.“Bagi keluarga yang setiap hari menghitung pengeluaran dengan cermat, itu adalah penghematan yang berarti. Angka itu bukan sekadar kalkulasi di atas kertas atau omon-omon, melainkan kenyataan yang akan dirasakan langsung oleh masyarakat di lapangan,” tuturnya.Pada kesempatan yang sama, Qodari menyampaikan pemerintah menargetkan pembangunan 80 ribu unit KDKMP di seluruh Indonesia.Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.061 unit KDKMP pada Mei lalu sebagai tahap awal perluasan program prioritas tersebut. (*)