Ilustrasi tabrak lari. Foto: Jan H Andersen/ShutterstockSebuah mobil Toyota Fortuner diamuk massa di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6). Video peristiwa itu viral di media sosial.Dalam video yang beredar, massa tampak mengejar mobil tersebut. Bahkan, salah satu warga naik ke kap mobil dan memecahkan kaca kendaraan itu. Setelah sopir berhenti, massa mengerumuni mobil tersebut. Mereka memecahkan kaca dan merusak bodi mobil.Dari narasi yang beredar, insiden itu diduga dipicu aksi tabrak lari yang memancing kemarahan warga di lokasi.Kasie Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, insiden itu terjadi pada Sabtu (6/6) sekitar pukul 16.30 WIB.“Pada hari ini Sabtu, 06 Juni 2026 pukul 16.30 WIB, piket Opsnal mendapat laporan dari KSPK melalui layanan 110 bahwa di putaran Bata Pasar Tanah Abang terjadi keributan. Setelah didalami, ternyata didapati mobil sudah dalam keadaan kaca pecah dan bodi mobil penyok," kata Erlyn saat dikonfirmasi, Minggu (7/6).Sopir Sempat Diamankan PolisiPengemudi mobil Toyota Fortuner itu sempat diamankan polisi ke Polsek Metro Tanah Abang usai insiden tersebut.Kasie Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, kendaraan dan pengemudi Fortuner ES (44) ditemukan anggota polisi di lokasi kejadian lalu dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.“Dan kemudian untuk pengemudi fortuner dan mobil fortuner dari TKP ditemukan oleh Briptu Deri (Anggota SPKT) dibawa ke kantor polsek lanjut,” kata Erlyn saat dikonfirmasi, Minggu (7/6).“Saat ditanya-tanya dengan tujuan untuk mengetahui kronologis kejadian dan menentukan pembuatan LP namun yang bersangkutan tidak nyambung (seperti orang ling lung atau kebingungan),” tambahnyaMenurut Erlyn, sekitar 20 menit kemudian orang tua pengemudi datang ke Polsek Metro Tanah Abang untuk menemui petugas.“Dan selang sekitar 20 (dua puluh) menit kemudian bahwa orang tuanya datang ditemui oleh Ka SPKT Aiptu Hari Santosa dan di saat ditanya, tidak mau membuat laporan dan kemudian membawa anaknya pulang berikut mobilnya,” ujarnya.Di sisi lain, polisi juga belum menemukan adanya laporan kecelakaan lalu lintas di Jalan KH Mas Mansyur saat peristiwa terjadi.“Setelah dilakukan pengecekan pada waktu kejadian untuk lakanya tidak ada Jalan Mas Mansyur,” ucap Erlyn.Sebelumnya, sebuah mobil Toyota Fortuner menjadi sasaran amukan massa di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Video kejadian itu viral di media sosial dan memperlihatkan warga mengerumuni serta merusak sejumlah bagian kendaraan hingga mengalami kerusakan cukup parah.Narasi yang beredar menyebut insiden itu dipicu dugaan tabrak lari. Namun, polisi menyatakan dugaan tersebut masih didalami.“Pada hari ini Sabtu 06 Juni 2026 jam 16.30 WIB piket Opsnal mendapat laporan dari KSPK melalui 110 bahwa di JL KH Mas Mansyur tepanya di puteran Bata Pasar Tanah Abang adanya keributan yang terjadi,setelah di dalami ternyata didapati mobil sudah dalam keadaan kaca pecah dan body mobil penyok,” kata Erlyn.“Dugaan masih di dalami dan TKP masih dalam penyelidikan,” sambungnya.Dipicu Klakson, CekcokPolisi mengungkap penyebab mobil Fortuner yang dikemudikan pria berinisial ES (44) diamuk massa di Tanah Abang, Jakarta Pusat, berawal dari cekcok dengan pengendara motor pada Sabtu (6/6) lalu.Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, sopir Fortuner mengaku ada pengendara motor yang menghalangi jalannya. Ia kemudian mengklakson hingga terjadi cekcok.“Berawal pengendara Fortuner membunyikan klakson berulang kali karena merasa dihalangi jalannya. Selanjutnya, pengendara Fortuner memepet dan memaki-maki pengendara sepeda motor,” kata Dhimas dalam keterangannya, Minggu (7/6).Dhimas menjelaskan, setelah itu datang dua pengendara motor lain yang menegur pengemudi Fortuner karena dianggap memaki pengendara motor di jalan. Namun, pengemudi mobil disebut kembali marah hingga terjadi cekcok sambil berkendara.“Pengendara Fortuner merasa tidak senang dan kembali memaki pengendara sepeda motor yang menegurnya. Selanjutnya terjadi cekcok sambil jalan,” ujarnya.Saat cekcok tersebut terjadi, lanjut Dhimas, sopir Fortuner menabrak pengendara motor lain. Situasi kemudian memanas. Ia lalu diteriaki pengendara lain hingga akhirnya dikejar massa.“Pengendara sepeda motor terus mengejar sambil teriak tabrak lari sehingga makin banyak massa yang mengejar dan melakukan perusakan,” ucap Dhimas.Polisi kini masih menyelidiki kasus tersebut, termasuk dugaan perusakan terhadap mobil Fortuner dan awal mula keributan yang terjadi.“Berkoordinasi dengan Polres Jaksel dan Polsek Tebet terkait dugaan TKP awal perusakan, melakukan penyelidikan terhadap pelaku perusakan, dan mengambil keterangan korban perusakan,” kata Dhimas.Pengemudi Fortuner itu sendiri telah dijemput keluarganya dari Polsek Tanah Abang. Ia memilih tidak melaporkan kasus perusakan tersebut ke polisi.